Marak aksi teror, DPR minta pengamanan di rumah ibadah & objek vital ditingkatkan
Ketua DPR juga mendesak Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk melakukan evaluasi terkait kerusuhan di Rutan Salemba cabang Mako Brimob, Depok. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) diharapkan lebih aktif lagi melakukan pencegahan.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku prihatin dengan rangkaian aksi teror di Indonesia beberapa waktu belakangan. Agar tak terus berjatuhan korban, dia berharap pengaman ditingkatkan terutama objek vital negara.
"DPR menekankan agar penjagaan di tempat ibadah, objek vital negara, dan sarana publik lainnya ditingkatkan serta dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di Bulan Ramadan dan Idul Fitri ini," kata Bamsoet dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5).
Dia juga mendesak Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk melakukan evaluasi terkait kerusuhan di Rutan Salemba cabang Mako Brimob, Depok. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) diharapkan lebih aktif lagi melakukan pencegahan.
"Mendesak Kementerian Hukum dan HAM dan pimpinan Polri melakukan evaluasi sistem pengamanan narapidana teroris sehingga tidak terulang kembali peristiwa di Mako Brimob Kelap Dua beberapa hari yang lalu," ungkapnya.
"Kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, saya meminta untuk meningkatkan upaya pencegahan dan antisipasi terhadap segala bentuk aksi terorisme serta pembinaan atau deradikalisasi bagi pelaku," ucapnya.
Baca juga:
Keluarga anggota Polri korban meninggal kerusuhan Mako Brimob dihadiahi rumah
Pascarentetan bom, Risma kumpulkan guru agama se-Surabaya bahas tangkal radikalisme
Komisi I akan rapat dengan BIN bahas deteksi dini aksi teror pekan depan
Dituntut mati, tak ada hal meringankan untuk Aman Abdurrahman
Secarik kertas dari Aman Abdurrahman usai dituntut seumur hidup
Santai dengar tuntutan hukuman mati, Aman Abdurrahman akan ajukan pembelaan sendiri
Bamsoet mendadak 'baper' saat DPR jadi kambing hitam peristiwa bom & terorisme