LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mapolsek di Jambi Dirusak Warga yang Ingin Hakimi Pelaku Pencurian

Mapolsek Batin XXIV, Jambi dirusak warga lantaran ingin menghakimi pelaku pencurian dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS bersama para tokoh agama dan adat Batin XXIV berusaha melakukan mediasi dengan warga.

2019-06-22 20:29:45
Polisi
Advertisement

Mapolsek Batin XXIV, Jambi dirusak warga lantaran ingin menghakimi pelaku pencurian dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS bersama para tokoh agama dan adat Batin XXIV berusaha melakukan mediasi dengan warga.

"Warga mendatangi Mapolsek Batin XXIV dengan maksud mengambil pelaku percobaan pencurian yang mengakibatkan korban meninggal dunia untuk dihakimi massa," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Sabtu (22/6).

Emosi warga memuncak karena pelaku sudah dipindahkan dari Mapolsek Batin XXIV ke Polres Batang Hari, sehingga warga melampiaskan emosinya dengan melempari Polsek hingga mengakibatkan kaca kantor pecah.

Advertisement

Kejadian ini berawal dari ditangkapnya pelaku percobaan pencurian, yang mengakibatkan korban meninggal dunia, oleh masyarakat yang kemudian diserahkan ke Polsek Batin XXIV.

Dalam kejadian itu korban Gun Harapan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat berkelahi dengan pelaku yang akhirnya berhasil diamankan warga, dan kemudian diserahkan ke Polsek.

Warga tersulut emosinya mendengar kasus itu, kemudian mendatangi Polsek Batin XXIV ingin menghakimi pelaku.

Advertisement

Sementara itu Kapolda Jambi yang datang bersama dengan tokoh adat dan tokoh agama memediasi dan menenangkan warga untuk tidak bertindak anarkis.

Kapolda juga mengunjungi rumah duka dan bertakziah, serta memberikan santunan kepada keluarga korban.

Kapolda Jambi bersama para tokoh agama dan tokoh adat sepakat dan mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis, dan minta semua pihak mempercayakan kepada kepolisian untuk memroses sesuai hukum yang berlaku.

Saat ini situasi sudah kondusif. Sedangkan kerusakan Mapolsek akan dilakukan penggantian secara bersama sama.

Baca juga:
Penjelasan Polri soal Peluru Tajam yang Bersarang di Tubuh Korban Aksi 22 Mei
Komisi III Raker dengan Wakapolri dan Wakil Kejagung
Polda Metro Jaya dan Bea Cukai Ungkap Penyelundupan 45 Kg Sabu
Ajar Baca Warga Perbatasan Timor Leste, Bripka Kresna Jadi Polisi Teladan Nasional
Indisipliner, Dua Polisi Anggota Polda Banten Dipecat Tidak Hormat
Mobil Patroli Polsek Bojong Gede Dirusak Orang Tak Dikenal

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.