Mantan Panglima TNI ini selalu pasang badan saat Presiden Jokowi diserang
Moeldoko pun menjadi orang paling depan yang pasang badan untuk Jokowi.
Kepala Staf Presiden, Moeldoko, seakan tak terima jika Presiden Jokowi diserang oleh sejumlah pihak terkait kebijakannya. Mantan Panglima TNI itu selalu melakukan pembelaan terhadap kritikan yang dialamtkan kepada Jokowi.
Saat ini, dia pun menjadi orang paling depan yang pasang badan untuk Jokowi. Berikut pembelaan Moeldoko untuk Presiden Jokowi:
Pembelaan terkait kasus novel tak tunas-tunas
Satu tahun bergulir kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan kepolisian belum menemukan pelakunya. Hingga saat ini, Presiden Joko Widodo juga belum menentukan sikap terkait desakan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Novel.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Jokowi sudah menyerahkan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Moeldoko heran banyak pihak yang melayangkan protes kepada Jokowi karena kasus Novel belum menemukan titik terang.
"Kalau masalah enggak puas, pressure saja ke kepolisian, kenapa kepolisian tidak bisa segera menyelesaikan. Begitu kira-kira. Jangan semua arahnya kepada presiden," kata Moeldoko.
Jokowi dikritik soal Perpres TKA
Beberapa pihak menganggap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) salah arah. Kebijakan itu dinilai tidak berpihak pada pekerja lokal.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (purn), TNI Moeldoko menegaskan bahwa di dalam Perpres tersebut dijelaskan jabatan-jabatan yang diperbolehkan dan tidak bagi TKA di Indoensia. Sehingga tak perlu ada kekhawatiran dari para pekerja lokal. "Cara melihatnya jangan begitu sempit. Seolah-olah bangsa kita jadi penakut begitu. Maaf agak kasar ngomongnya saya. Jangan, kita enggak boleh takut hadapi situasi ini, karena kita hidup di situasi global. Yang penting ada adalah ketegasan," kata Moeldoko.
Amien kritik bagi-bagi sertifikat
Politisi senior PAN, Amien Rais menuding jika kebiasaan Presiden Jokowi yang kerap membagi-bagikan sertifikat kepada masyarakat merupakan pengibulan alias pembohongan. Mendengar tudingan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Moeldoko tak tinggal diam. Mantan panglima TNI itu bersedia menjelaskan perihal program pembagian sertifikat tanah yang kini dijalankan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla kepada Amien Rais.
"Jadi saya pikir, Pak Amien Rais sebagai senior saya. Mungkin kalau diperlukan saya harus menghadap, saya akan menghadap beliau, saya akan jelaskan, ini lho pak yang sesungguhnya," kata Moeldoko.
Soal kupon sembako yang dibagikan Jokowi
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko merespon viralnya foto kupon sembako kunjungan Presiden Jokowi berstempel Polres Resor Sukabumi. Dia mengatakan, pembagian sembako tersebut bukan bagian dari kampanye jelang Pilpres 2019.
Mantan Panglima TNI ini menuturkan, pembagian sembako oleh Jokowi saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah bukan baru dilakukan sekarang. Melainkan sudah dilakukan sejak menjabat sebagai Kepala Negara.
(mdk/has)