LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mantan Kalapas Nusakambangan pernah ditawari uang Fredi Budiman

Sitinjak tidak menyinggung testimoni Fredi Budiman yang ditulis oleh Koordinator KontraS Haris Azhar.

2016-08-08 13:12:30
Fredi Budiman
Advertisement

Mantan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Nusakambangan, Liberti Sitinjak pernah mendapat tawaran sejumlah uang dari terpidana mati Fredi Budiman. Namun dia mengaku menolak mentah-mentah tawaran itu.

"Fredi pernah melakukan tekanan, kan haknya dia (Fredi) nawarin (uang), dan hak saya juga untuk menolak," tegas Sitinjak kepada awak media usai diperiksa di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (8/8).

Sebagai kalapas, dia mengaku sudah terbiasa menerima tekanan dari penghuni Nusakambangan. Tekanan ini jauh lebih besar dari tugasnya sebagai penanggung jawab Lapas Nusakambangan.

Advertisement

"Kalau soal tekanan, Nusakambangan saja tekanan buat saya apalagi orang-orang yang di dalam ya. Anda kan tahu di sana bahwa lapas itu dihuni oleh berbagai warga negara toh," lanjutnya.

Sitinjak tidak menjelaskan lebih jauh terkait materi pemeriksaan oleh BNN. Termasuk soal testimoni Fredi Budiman yang ditulis oleh Koordinator KontraS Haris Azhar.

"Saya telah memenuhi panggilan, selama di ruangan kita sudah bisa selesaikan hal yang patut saya sampaikan selaku mantan Kalapas Nusakambangan," katanya.

Advertisement

Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso melayangkan surat kepada Eks Kepala Lapas Nusakambangan, Liberty Sitinjak untuk dimintai keterangan atas pernyataan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar terkait pengakuan Fredi Budiman. Sitinjak kini menjabat sebagai Kalapas NTB.

"Saya sudah mengirim surat resmi untuk memanggil Sitinjak melalui menteri (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) tadi. Saya tanda tangan suratnya, ya kita kirim hari ini," ungkap Budi usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/8).

Baca juga:
Eks jenderal BNN mengaku kaget saat baca testimoni Fredi Budiman
Memburu anggota TNI, BNN & Polri dalam jaringan Fredi Budiman

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.