LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mantan bendahara dan sekretaris panwas dibui

Keduanya dimasukkan ke bui karena disangka melakukan korupsi dana Panwaslu 2010.

2012-06-14 16:48:47
Kasus korupsi
Advertisement

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menahan mantan Sekretaris Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kota Medan, Iskandar Zulkarnain, dan mantan Bendahara Panwas, Sabaruddin, Kamis (14/6). Keduanya dimasukkan ke bui karena disangka melakukan korupsi dana Panwaslu 2010.

"Keduanya ditahan di Rutan Tanjung Gusta, Medan mulai hari ini. Kasusnya penyalahgunaan anggaran hibah Pemko Medan pada 2010," papar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Medan Robinson Sitorus kepada wartawan, Kamis (14/6).

Iskandar dan Sabaruddin dibawa ke Rutan Tanjung Gusta sekitar pukul 15.00 WIB setelah diperiksa sejak pagi. Sabaruddin yang mengenakan kemeja  hitam bergaris dan  Iskandar yang mengenakan kemeja putih kotak-kotak dibawa menggunakan mobil tahanan.

Keduanya sudah lama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran bantuan APBD Kota Medan untuk Panwas Pilkada senilai Rp 6 miliar lebih. Banyak angka tidak masuk akal dalam penggunaan anggaran itu, seperti sewa kantor, rental mobil, dan lainnya. Bahkan, sebagian penyewaan tidak disertai kuintasi, sebagian lainnya terkesan dibuat asal-asalan.

Sementara itu, pemilik mobil yang dirental mengaku tidak punya mobil, begitu juga pemilik rumah yang disewa. "Berdasarkan audit BPKP, kerugian negara sekitar Rp 200 juta," imbuh Robinson.

Iskandar dan Sabaruddin dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31 Tahun  99 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Keduanya terancam hukuman  minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa mantan Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kota Medan 2010, Muhammad Aswin, dalam kasus ini. Namun, statusnya masih sebagai saksi.

"Sampai sejauh ini, Aswin belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun tidak tertutup kemungkinan dia bakal kita tetapkan sebagai tersangka juga," ucap Robinson.(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.