Mangkunegara IX Meninggal, Gibran Melayat dengan Berseragam Pramuka
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dan jajaran Forkopimda melayat ke Pura Mangkunegaran, Sabtu (14/8). Rombongan tiba di nDalem Ageng pukul 8.15 WIB, dan menuju tempat persemayaman mendiang KGPAA Mangkunegara IX.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dan jajaran Forkopimda melayat ke Pura Mangkunegaran, Sabtu (14/8). Rombongan tiba di nDalem Ageng pukul 8.15 WIB, dan menuju tempat persemayaman mendiang KGPAA Mangkunegara IX.
Tidak seperti pelayat lainnya yang mengenakan kemeja batik atau beskap Jawa, Gibran dan rombongan justru memakai seragam pramuka. Ternyata, putra Presiden Joko Widodo itu usai memimpin upacara peringatan Hari Pramuka di balai kota.
Kedatangan Gibran disambut oleh Gusti Kanjeng Putri Mangkunegoro IX (istri KGPAA Mangkunagoro IX) dan putra bungsu GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo beserta kerabat istana lainnya.
Gibran menyampaikan belasungkawa dan berharap acara pemakaman yang akan dilaksanakan pada Minggu (15/8) berjalan dengan lancar. Terkait seragam pramuka yang dikenakan Gibran beralasan dirinya usai mengadakan upacara Hari Pramuka dan langsung melayat.
"Tadi pagi setelah memimpin upacara, saya mengajak untuk takziah ke sini. Tadi sudah bertemu dengan Gusti Kanjeng Putri. Semoga acara besok bisa berjalan dengan lancar dan sesuai protokol kesehatan dan semoga almarhum husnul khotimah," ujarnya.
Sebelum pemakaman Minggu besok, keluarga besar Pura Mangkunegaran telah menggelar tahlil dan doa bersama untuk mendiang KGPAA Mangkunegara IX, Jumat (13/8) malam. Sejumlah kerabat dan keluarga dekat hadir dalam acara tersebut.
Raja Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IX, wafat pada Jumat (13/8) dinihari karena sakit jantung. Jenazah pria yang akrab disapa Gusti Jiwo itu akan dikebumikan di Astana Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar pada Minggu pagi.
(mdk/cob)