Mandi di sungai kawasan Tabanan, pemuda Surabaya tewas tenggelam
Mandi di sungai kawasan Tabanan, pemuda Surabaya tewas tenggelam. Sebelum tenggelam, korban baru tiga hari berada di rumah kerabatnya yang tengah menggelar hajatan.
Aldi Surya Athori (18), remaja asal Surabaya ditemukan tak bernyawa setelah tim SAR melakukan pencarian lebih dari 3 jam di sungai Yeh Taman, Marga, Tabanan, Minggu (23/4). Sebelum tenggelam, korban baru tiga hari berada di rumah kerabatnya yang tengah menggelar hajatan.
Saat akan mandi di sungai, Aldi tiba-tiba terpeleset dan terjatuh pusaran arus sungai. Dua orang kerabatnya sempat berusaha memberikan pertolongan akan tetapi tubuh Aldi terbawa arus palungan.
Kepala Seksi Operasi SAR Denpasar, Gede Darmada mengatakan, Basarnas Kantor SAR Denpasar baru menerima laporan 2 jam setelah kejadian itu. Warga bersama kepolisian setempat sudah berupaya melakukan pencarian secara manual dan tak berhasil menemukan korban.
"Akses terdekat dengan posisi korban terjatuh sulit dilalui jika harus membawa peralatan selam, maka tim SAR gabungan memutuskan berjalan menyusuri sungai dari arah selatan lokasi korban tenggelam,"katanya.
Dia menjelaskan, penyelaman pertama dilakukan dengan kedalaman 3 meter, menyisir bagian bawah celah bebatuan. Tapi hasilnya nihil. Dengan dibantu penerangan akhirnya korban ditemukan setelah tiga jam dilakukan pencarian.
Jenazah Aldi ditemukan 3 meter ke arah selatan, terbawa aliran sungai dari titik awal tenggelam. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka dengan teknik vertikal rescue. Cara ini harus dilakukan karena tidak memungkinkan membawa jenazah melalui jalur darat mengingat harus melintasi Pura.
"Cara ini juga dinilai efektif karena akses penarikan jenazah ke atas langsung berada di samping rumah keluarga korban," ungkapnya.
(mdk/noe)