Mandi di Kanal, Warga Kalimantan Utara Hilang Diterkam Buaya
Luther (51), warga Desa Bebakung, Kecamatan Betayu, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, hilang setelah diterkam buaya saat mandi di kanal atau saluran air salah satu perusahaan setempat di Desa Bebatu, Rabu (16/2) sore. Tim SAR gabungan masih berupaya mencari pria itu.
Luther (51), warga Desa Bebakung, Kecamatan Betayu, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, hilang setelah diterkam buaya saat mandi di kanal atau saluran air salah satu perusahaan setempat di Desa Bebatu, Rabu (16/2) sore. Tim SAR gabungan masih berupaya mencari pria itu.
Serangan buaya terjadi sekira pukul 17.00 Wita. Luther bersama temannya ketika itu hendak pulang kembali ke Desa Bebakung. Mereka singgah di kanal seusai mencari daun nipah di pinggir Sungai Bebatu.
"Iya benar. Jadi korban singgah di situ (kanal air) untuk bersih-bersih badan, bersih-bersih kaki," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan Dede Hariana kepada merdeka.com, Kamis (17/2).
Diterkam di Bagian Kepala
Nahas tak dapat ditolak. Saat aktivitas bersih-bersih badan dan kaki, Luther seketika diterkam buaya. Kejadian itu tidak lama setelah dia terjun ke kanal untuk mandi.
"Dari keterangan teman korban, korban diterkam buaya (di bagian kepala) dan dibawa masuk ke bawah permukaan," jelas Dede.
Teman korban sebelumnya sudah mengingatkan korban agar tidak beraktivitas di pinggir kanal. Terlebih lagi pemerintah telah memasang pelang peringatan dan larangan beraktivitas karena keberadaan buaya.
"Iya, di lokasi itu sudah ada pelang peringatan," tegas Dede.
Kejadian Kedua
Ini kejadian kedua warga diterkam buaya di lokasi itu. Sebelumnya, seorang warga bernama Zainal Abidin (30), warga Desa Bebatu, diterkam buaya saat memancing 20 Desember 2021 lalu. Sepekan dicari, dia tidak ditemukan.
"Benar, ini kejadian di lokasi yang sama. Yang pertama bulan Desember kemarin ya," ungkap Dede.
Sejak Rabu (16/2) malam, tim rescue Basarnas Tarakan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mencari Luther. "Pencarian korban hari ini dimulai jam 7 pagi tadi," pungkas Dede.
(mdk/yan)