Maling Bobol Toko di Samarinda, 57 Handphone Senilai Rp100 Juta Raib
Diinventarisir, tercatat ada 57 unit handphone yang hilang dari toko itu. Pemilik toko lantas melapor ke Mapolsek Samarinda Seberang dengan kerugian sekitar Rp100 juta.
Toko ponsel di kawasan Pasar Wisma di Loa Janan Ilir, Samarinda, disatroni maling. Lebih 50 unit handphone raib dengan kerugian sekitar Rp100 juta. Kasus itu diselidiki kepolisian.
Peristiwa itu terjadi Sabtu (1/1) dini hari usai perayaan malam tahun baru 2022. Karyawan toko kaget melihat plafon toko rusak. Begitu dicek, puluhan unit handphone di toko hilang diduga dicuri maling.
"Iya benar. Dugaan pencurian di toko handphone," kata Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Jufri Rana, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (5/1).
Diinventarisir, tercatat ada 57 unit handphone yang hilang dari toko itu. Pemilik toko lantas melapor ke Mapolsek Samarinda Seberang dengan kerugian sekitar Rp100 juta.
"Perkiraan kerugian sekitar segitu (Rp 100 juta). Kejadiannya setelah malam tahun baru itu," ujar Jufri.
Baca juga:
Curi 4 Ban Ambulans, Residivis Ngaku Buat Biaya Berobat Anak
Polisi Ringkus Pencuri Mobil Bermodus Jadi Pembeli
Kawanan maling bukannya membobol pintu toko yang terbuat dari besi. Melainkan diduga kuat masuk toko dengan cara menjebol plafon toko.
"Kata dari pelapor (pemilik toko) dari plafon. Diduga membobol plafon," ujar Jufri.
Hari ini, tim Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang bersama unit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di toko kejadian.
"Iya benar (olah TKP). Sekarang sedang penyelidikan dari Polsek (Samarinda Seberang) dan INAFIS Polres," pungkas Jufri.
Baca juga:
Ngaku Beli Pulsa, Buruh di Ogan Ilir Larikan Sepeda Motor Berisi Uang
Gelapkan Ratusan Tabung Elpiji 3 Kilogram, Seorang Warga Diburu Polisi
Uang Rp200 Juta di Ekspedisi Ninja Xpress Aceh Hilang
Kronologi WNA Palestina Curi Mobil dan Kabur dari Rumah Detensi Imigrasi