Malaysia juga punya superhero, namanya Cicak Man
Artis cantik Indonesia Tamara Blezynski turut menjadi bintang salah satu sekuel Cicak Man.
Tidak hanya Amerika Serikat yang mampu hasilkan superhero. Malaysia pun berupaya mengorbitkan superhero versi mereka sendiri, namanya Cicak Man.
Cicak Man ini muncul dalam film terbitan Kru Film. Ini adalah percobaan pertama melahirkan adihero, sebutan superhero oleh orang Malaysia. Cicak Man ini tinggal di kota buatan bernama Metrofulus. Genre film ini adalah komedi-aksi dan sains fiksi. Cicak Man dipuji sebagai sebagai satu evolusi bagi industri perfilman Malaysia.
Cerita Cicak Man ini bermula dari aksi kriminal yang makin leluasa di ibukota Metrofulus. Seorang kriminal, Profesor Klon, merancang untuk menaklukkan ibukota itu. Prof Klon berusaha menggantikan menteri-menteri kota dengan klon-klon ciptaannya. Namun, rancangan Prof Klon terhalang dengan kehadiran seorang superhero, Cicak Man, yang tiba-tiba muncul untuk mencegah kriminal.
Cicak Man aslinya adalah Hairi, seorang pemuda yang kurang percaya diri. Teman dekatnya adalah Danny, seorang pemuda yang digilai wanita.
Hairi secara tidak sengaja menelan seekor cicak yang sedang dalam penelitian. Dia dan rekan karibnya, Danny, bekerja di perusahaan milik Profesor Klon di Kota Metrofulus. Akibat kejadian itu, Hairi dapat merasa perubahan dalam dirinya. Dia mulai bersikap seperti seekor cicak yang berupaya memanjat dinding, luka yang cepat sembuh dan pandai menggunakan lidahnya yang panjang. Cicak Man dan Danny pun berupaya memberantas kejahatan Prof Klon. Ada pula bumbu cinta Cicak Man dengan wanita bernama Tania, diperankan aktris Malaysia Fasha Sandha.
Film ini laku keras di Malaysia. Dengan biaya produksi sekitar Rp 4,8 miliar, pendapatan kotor mencapai Rp 18,3 miliar. Begitu larisnya film ini sampai dibikin sekuel Cicak Man 2- Planet Hitam. Turut berperan dalam sekuel ini artis cantik Indonesia Tamara Blezynski.(mdk/dan)