LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Malam Tahun Baru, Sampah di Malioboro, Tugu dan Alun-Alun Capai 15 Ton

Heryoko menerangkan sebanyak 45 orang petugas dikerahkan untuk mengatasi lonjakan jumlah sampah di malam pergantian Tahun Baru. Heryoko menyebut jumlah sampah bukanlah masalah bagi personel yang diterjunkan. Masalah berada pada letak sampah yang tersebar dan bukan di buang di tempat sampah.

2020-01-03 01:31:00
Tahun Baru 2020
Advertisement

Jumlah sampah di Kota Yogyakarta selama malam pergantian Tahun Baru mencapai 15 ton. Jumlah sampah ini meningkat sebanyak dua atau tiga ton dibandingkan malam pergantian tahun baru sebelumnya.

Kepala Seksi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Heryoko mengatakan, 15 ton sampah ini dihasilkan dari kawasan Tugu Pal Putih, Jalan Malioboro, hingga Alun-Alun Selatan.

Heryoko menerangkan sebanyak 45 orang petugas dikerahkan untuk mengatasi lonjakan jumlah sampah di malam pergantian Tahun Baru. Heryoko menyebut jumlah sampah bukanlah masalah bagi personel yang diterjunkan. Masalah berada pada letak sampah yang tersebar dan bukan di buang di tempat sampah.

Advertisement

"80 persen sampah tercecer tidak pada tempatnya (tempat sampah). Banyak sampah-sampah di bawah-bawah kursi. Bukan masalah tempat sampahnya, tapi kesadaran. Kalau jumlahnya banyak tidak masalah asal pada tempatnya," katanya, Kamis (2/1).

Dia merinci mayoritas sampah yang dibuang adalah plastik bekas tempat makan. Selain itu ada pula botol dan gelas bungkus minuman kemasan. Selain itu adapula bekas tisu maupun puntung rokok.

Advertisement

"Sampah tercecer menyusahkan dan kecil, plastik itu sulit. Bekas tisu rokok harus telaten mengambilnya. Plastik jumlah cup minuman paling banyak, lalu bekas siomay dan bekas makanan tusuk sate," jelasnya.

Heryoko memerkirakan wisatawan masih akan memadati kawasan Malioboro hingga akhir pekan mendatang. Pihaknya pun menyiapkan personel kebersihan.

"Kami siapkan 30 personel. Saat ini jumlah wisatawan sudah menurun. Namun tetap kita siagakan personel untuk mengatasi sampah," ujarnya.

Heryoko menambahkan agar wisatawan mau membuang sampah pada tempatnya sehingga memudahkan petugas kebersihan memunguti sampah. Dengan membuang sampah pada tempatnya, akan membuat kebersihan kawasan wisata menjadi lebih bersih.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.