Mal-mal di Palembang kurang aman, minim CCTV & sekuriti
Mal-mal di Palembang kurang aman, minim CCTV & sekuriti. "Ini terjadi hampir di seluruh mal di Palembang," ujar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB, saat mengumpulkan seluruh pengelola mal dan ritel kota itu pascaperampokan pengunjung di Palembang Indah Mall, pada Jumat lalu.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB mengumpulkan seluruh pengelola mal dan ritel. Dalam pertemuan itu, dia menyatakan tak ingin lagi insiden perampokan menyasar pengunjung.
Dia menilai, banyak mal tidak memasang CCTV di titik-titik rawan. Wahyu mengungkapkan, pihak mal sebaiknya lebih mengantisipasi secara dini aksi kejahatan. Hal ini agar tidak mengundang pelaku berbuat pencurian, jambret, dan perampokan.
"Harus diwaspadai, banyak orang atau ramai tidak berarti tidak ada tindak pidana kejahatan," ungkap Wahyu, Selasa (14/3). Pertemuan yang digelar di Mapolresta Palembang itu dihadiri sejumlah manajemen mal, seperti Palembang Square Mall, OPI Mall, JM, Alfamart, termasuk Palembang Indah Mall yang menjadi lokasi kasus perampokan.
Dari hasil evaluasi, kata dia, keamanan mal masih teramat kurang. Seperti di lorong menuju parkiran, areal rest room, dan beberapa tempat lain yang minim adanya CCTV.
"Bahkan di titik-titik itu tidak ada petugas keamanan. Ini terjadi hampir di seluruh mal di Palembang," ujarnya.
Sementara itu, GM Palembang Indah Mall, Sarmono, berjanji akan meningkatkan keamanan mal agar kejadian yang melukai pengunjungnya tak terulang lagi.
"Kami minta maaf, kejadian kemarin teguran bagi kami untuk meningkatkan keamanan," pungkasnya.
Diketahui, Petrik (14), warga Jalan Kebon Manggis, Kelurahan Kepandaian Baru, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, ditodong saat berada dalam toilet lantai dua PIM. Korban mengalami luka cukup serius akibat terkena pisau pelaku, yakni di dagu kiri, pipi, jari, bahu, dan leher. Dia pun dilarikan ke RS Siloam Sriwijaya yang tak jauh dari lokasi.
Peristiwa itu bermula saat korban sedang buang air kecil di toilet mal yang berada di Jalan Letkol Iskandar Palembang, Jumat (10/3) malam. Tiba-tiba pelaku bernama Dian Satria (27) menodongkan pisau ke leher korban untuk meminta paksa ponsel korban.
Korban pun menolak dan melakukan perlawanan. Pelaku kesal dan menusuk dan menyabet korban dengan pisau yang dibawanya hingga terluka.
Beruntung, kejadian itu diketahui sekuriti mal dan pelaku diamankan. Namun, pengunjung yang emosi dengan kelakuannya menghajar pelaku hingga babak belur.
Baca juga:
Modus sewa, IRT di Palembang gadaikan 17 mobil rental dibekuk polisi
Jimat warisan tak mempan, perampok gagal menghilang saat ditangkap
ABG dirampok di toilet PIM, Kapolda minta perhatian pengelola mal
Todong pelajar di toilet, Satria nyaris tewas dihajar pengunjung mal
Modus tanya alamat, 2 pria gilir siswi SMK di Palembang dalam mobil
Harga jual lebih tinggi, 8.000 tapal kuda diselundupkan ke Malaysia
Tolak memberi uang, juru parkir ditembak pria misterius