LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

MAKI menduga kuat Novel disiram air keras karena usut kasus e-KTP

Dengan kejadian Novel ini, tegas Boyamin, justru membuat penyidik KPK lain semakin bergairah untuk mengungkap kasus korupsi e-KTP. Apalagi kasus e-KTP sudah masuk ke pengadilan dan beberapa kali disidangkan. "Ibarat harimau terluka maka akan tambah ngamuk," ucapnya.

2017-04-11 13:51:23
Novel Baswedan disiram air keras
Advertisement

Kejadian tak terduga menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Novel yang saat ini juga menjadi kepala satgas penyidik kasus korupsi e-KTP ini, disiram air keras oleh dua prang tak dikenal usai melakukan Salat Subuh di Jalan Deposito RT 03 RW 10, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menduga kuat, aksi penyerangan atau penyiraman air keras kepada Novel itu terkait dengan kasus korupsi e-KTP. Di mana saat ini KPK sedang gencar-gencarnya membongkar kasus korupsi e-KTP yang menyeret sejumlah nama besar.

"Pasti terkait E-KTP," kata Boyamin saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (11/4).

Dengan kejadian Novel ini, tegas Boyamin, justru membuat penyidik KPK lain semakin bergairah untuk mengungkap kasus korupsi e-KTP. Apalagi kasus e-KTP sudah masuk ke pengadilan dan beberapa kali disidangkan.

"Ibarat harimau terluka maka akan tambah ngamuk," ucapnya.

Dalam hal ini, Boyamin menjelaskan kalau resiko apapun akan dihadapi saat seseorang akan masuk dalam ranah korupsi.

"Orang yang sudah masuk KPK pasti akan siap segala resiko, termasuk mati di tangan koruptor," pungkas Boyamin.

Diketahui sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan mengalami insiden nahas sepulang salat subuh. Penyidik yang dikenal berani menangani kasus korupsi besar itu disiram air keras oleh orang tak dikenal.

"Kami mendapatkan informasi tersebut dari pihak keluarga. Sedang dirawat intensif di RS," ujar Febri saat dihubungi merdeka.com, Selasa (11/4).

Banyak yang berspekulasi teror yang menimpa Novel merupakan buntut dari kasus e-KTP. Kasus mega korupsi tersebut saat ini sudah masuk ke persidangan dan menguak nama-nama besar.

Menurut sumber internal KPK, penyiraman Kasatgas korupsi e-KTP itu terjadi bertepatan setelah ketua DPR, Setya Novanto diajukan permohonan cegah.

Baca juga:
'Curhat' ke Kapolri, Novel merasa diikuti sebelum disiram air keras
Disiram air keras, Novel justru makin semangat perangi korupsi
Pukat UGM minta negara jamin keselamatan pegiat antikorupsi
Novel Baswedan tak sempat lihat wajah pelaku penyiram air keras
Kapolri bentuk tim khusus buru pelaku penyiram air keras ke Novel
Kasus Novel, 2 eks pimpinan KPK minta Jokowi bentuk tim buru pelaku
Novel Baswedan akan dipindah ke Jakarta Eye Center

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.