LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Makassar, Palopo dan Sidrap masuk daerah rawan di Pilkada serentak

Sumarsono menyebut ada tiga daerah dengan tingkat kerawanan berbeda dan perlu perhatian khusus. Yaitu Kota Makassar, Kota Palopo dan Kabupaten Sidrap.

2018-04-17 01:46:00
Pilkada Serentak
Advertisement

Setelah bersafari ke beberapa instansi sejak dilantik sebagai pejabat Gubernur Sulsel sepekan lalu, Sumarsono menjamin 99 persen Pilkada serentak di wilayah Sulsel akan berjalan aman.

"Setelah bertemu dengan Pangdam kemarin, tadi Kapolda dan sekarang dengan pihak KPU Sulsel, saya jamin 99 persen pelaksanaan Pilkada serentak di Sulsel akan berlangsung aman, nyaman dan damai. Satu persennya urusan Di Atas," kata Sumarsono saat pertemuan dengan para penyelenggara Pilkada di aula kantor KPU Sulsel, Senin (16/4).

Dirjen Otonomi Daerah itu menyampaikan dua alasan yang membuatnya yakin. Pertama pihak pendukung dan penyelenggara sudah siap. Kalaupun ada kekurangan, lanjut Sumarsono, tinggal masalah 300 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP, terutama yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) karena terbentur akses data.

Advertisement

Alasan kedua, kesiapan aparat keamanan. Polda Sulsel di-backup TNI sudah siap untuk mengawal gelaran Pilkada.

"Soal pengamanan, telah disiapkan segala sesuatunya termasuk antisipasi andaikata terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak yakin Pilkada tidak aman," tandasnya.

Sumarsono menyebut ada tiga daerah dengan tingkat kerawanan berbeda dan perlu perhatian khusus. Yaitu Kota Makassar, Kota Palopo dan Kabupaten Sidrap.

Advertisement

Persoalan di Makassar terkait sengketa Pilkada yang kini tinggal menunggu keputusan Mahkamah Agung. Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, personel gabungan juga telah disiapkan.

"Pengamanan dari pusat didrop, sudah ada di sini untuk melapis namanya keamanan lapisan. Jadi telah diantisipasi baik itu permohonan di MA dikabulkan atau tidak dikabulkan karena dua-duanya miliki risiko yang sama," kata Sumarsono.

Baca juga:
Kapolri: Pesta demokrasi itu senang-senang, tahun politik itu menakutkan
Polda Jabar kumpulkan cagub cawagub bahas keamanan Pilkada
Panglima TNI: Percayalah, netralitas adalah segalanya
Panglima bekali prajurit dengan buku saku jaga netralitas TNI di Pilkada
Polri ingatkan media menjaga kesejukan pesta demokrasi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.