Makanannya basi, satu penyedia katering jemaah haji kena sanksi
Rata-rata perusahaan katering tidak sepenuhnya sesuai dengan perjanjian. Terutama soal gramasi.
Satu perusahaan penyedia katering untuk jemaah haji Indonesia di Madinah kena teguran pertama karena tidak memberikan pelayanan maksimal. Perusahaan katering tersebut menyediakan makanan basi kepada jemaah.
"Ditemukan sudah basi. Malam itu juga pukul 22.00 WAS mereka menyanggupi untuk mengganti. Kami langsung berikan teguran pertama," kata Kepala Daker Madinah Amin Handoyo di Kantor Urusan Haji Indonesia Madinah, Sabtu (12/8).
Amin menjelaskan, makanan itu belum sampai diberikan ke jemaah. Sebab, katering yang akan dibagikan ke jemaah harus melalui pengecekan petugas panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH).
"Jadi kami cek dulu kateringnya sebelum diberikan. Dan mereka menyanggupi untuk mengganti makanannya," ujarnya.
Meski mengganti, petugas tetap memberikan teguran. Sikap tegas ini dilakukan agar mereka tidak seenaknya melanggar perjanjian yang telah disepakati.
Tidak hanya satu perusahaan, Amin menemukan rata-rata perusahaan katering tidak sepenuhnya sesuai dengan perjanjian. Terutama soal gramasi. "Dalam pikiran mereka, profit oriented tetap ada," ujarnya.
Baca juga:
Faktor kesehatan, 4 calon haji Mataram gagal diterbangkan ke Mekkah
Pakai topi lucu, jemaah haji Indonesia diajak selfie orang Turki
Jemaah haji bercaping asal Indonesia curi perhatian di Madinah
Jemaah haji Indonesia ditabrak mobil saat hendak salat ke Nabawi
Musthofa Aqiel dan Abdul Mu'ti dipilih sebagai naib Amirul Hajj 2017