LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Makam Roro Mendut tak dibangun, takut dipakai ritual seks lagi

Menurut kepala dusun, pada tahun 70-an hingga 90-an memang ada ritual-ritual yang bertentangan dengan agama di sana.

2014-12-08 14:14:36
Mistis
Advertisement

Kondisi tak terawat makam Roro Mendut di Dusun Gandu, Sendangtirto, Berbah, Sleman, sempat membuat pemerintah ingin melakukan pemugaran. Namun gagasan tersebut ditolak mentah-mentah oleh warga dan sejumlah tokoh agama di Gandu.

Tidak hanya pemerintah saja, namun beberapa orang secara pribadi ada yang sudah menawarkan diri untuk melakukan perbaikan dengan dana sendiri. Namun niat tersebut tetap ditolak.

Menurut Kepala Dukuh Gandu, Sudiyana, penolakan tersebut karena warga takut makam tersebut akan kembali menjadi tempat ritual-ritual yang bertentangan dengan agama seperti di tahun 70-an hingga 90-an.

"Dulu para tokoh di sini menolak, tapi kalau sekarang saya juga tidak bisa memutuskan, karena kalau warga tidak mau gimana? Khawatirnya seperti dulu," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Senin (8/12).

Menurut dia makam Roro Mendut tersebut sempat direnovasi oleh juru kunci dengan mengganti kijing dan lantainya. Namun setelah ditinggal juru kunci tempat tersebut jadi tidak terawat.

"Dulunya itukan cuma tumpukan kayu, terus sama juru kunci diganti kijing seperti sekarang ini, lantai pakai keramik itu ya pas ganti kijing," terangnya.

Pasca-ditinggal juru kunci, lanjutnya, sempat ada seseorang dari Solo yang ingin memugar makam tersebut dengan biaya sendiri. Namun niatan tersebut juga ditolak warga.

"Mungkin itu yang dulu pernah ritual di situ dan berhasil, terus mau memperbaiki," tambahnya.

Sampai saat ini belum ada rencana untuk pemugaran makam Roro Mendut. Jika pun ada kemungkinan besar akan ada penolakan lagi dari warga.

"Kita dulu juga pernah mau bongkar dinding makam supaya tidak tertutup seperti sekarang dan diberikan penerangan supaya bisa terpantau, tapi juga tidak disetujui," ujarnya.(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.