Mak comblang: Lumba-lumba foreplay lebih lama dari kawinnya
Untuk menjodohkan lumba-lumba, Imron harus mencampurkan tiga ekor lumba-lumba jantan dan satu betina dalam satu kolam.
Mak comblang, atau yang lebih dikenal sebagai makelar cinta ternyata tidak hanya berlaku untuk manusia saja, karena hal yang sama juga terjadi pada hewan. Bila manusia sering dicomblangin karena sulit mendapatkan pacar, maka perjodohan pada hewan dilakukan demi mengembangbiakkan keturunan.
Di Indonesia, ternyata tidak banyak orang yang tertarik menjadi mak comblang hewan. Karena biasanya seorang mak comblang hewan juga dituntut mampu mengenal setiap karakter hewan sehingga mau tidak mau yang bersangkutan harus bisa menjadi pawang atau keeper hewan juga.
Beberapa sekelumit kisah mak comblang hewan, ternyata dapat ditemui di Taman Safari Cisarua Bogor. Mereka selama ini juga merangkap menjadi pawang gajah, lumba-lumba, unta maupun harimau Sumatera.
Salah satu mak comblang hewan yang cukup populer di Taman Safari ialah Imron Rosiandi. Dia merupakan keeper lumba-lumba yang telah lama bersentuhan dengan hewan mamalia tersebut.
"Jadi di arena lumba-lumba ini, ada tujuh ekor lumba-lumba yang dipertontonkan kepada pengunjung. Dan saya pernah mengawinkan lumba-lumba yang ada di sini," kata dia, kepada merdeka.com , Jumat (30/5).
Dia menerangkan, nyomblangin seekor lumba-lumba ternyata gampang-gampang susah. Ketika masa kawin lumba-lumba tiba, birahinya tinggi. Karena itulah, di arena lumba-lumba selalu standby delapan orang keeper.
Untuk menjodohkan lumba-lumba, dia harus mencampurkan tiga ekor lumba-lumba jantan dan satu betina dalam satu kolam. "Sudah sudah dua tahun ini saya pernah menjodohkan lumba-lumba," ujar dia.
Menurut dia, masa kawin lumba-lumba tidak dapat ditebak. Kadang, setahun sekali tapi kalau birahinya tinggi bisa rutin setiap bulan. "Kalau birahinya tinggi, lumba-lumba jantan sulit dikendalikan karena hampir setiap hari sangat agresif mengejar betinanya," jelas dia.
"Jadi, perilaku lumba-lumba kalau kawin ya mereka main kejar-kejaran di kolam meski itu sedang show," ujar dia.
Setelah itu, biasanya lumba-lumba jantan untuk menarik lawan jenisnya juga sering menggesek-gesekan badannya di tubuh betinanya. "Itu cara mereka untuk melakukan foreplay lebih lama, ya bisa sampai 20 menit gitu dibandingkan kawinnya. Karena salah satunya mesti jual mahal dulu," kata dia.
Baca juga:
Butuh nyali besar untuk jadi mak comblang harimau
Mengintip kerja para mak comblang hewan buas di Taman Safari
Hewan-hewan langka ini diburu untuk dijadikan obat
Sering masuk permukiman, kawanan gajah liar resahkan warga Duri
Macan kumbang turun gunung ke permukiman, warga Sukabumi resah