Main di selokan, Alfian terseret air ke aliran Sungai Bengawan Solo
Main di selokan, Alfian terseret air ke aliran Sungai Bengawan Solo. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Solo, Sabtu (1/10) sore, membuat selokan di perkampungan meluap hingga membawa korban. Seorang bocah bernama Alfian Nugroho (6), asal Kampung Bororejo, Jagalan, Jebres Solo, hanyut saat bermain.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Solo, Sabtu (1/10) sore, membuat selokan di perkampungan meluap hingga membawa korban. Seorang bocah bernama Alfian Nugroho (6), asal Kampung Bororejo, Jagalan, Jebres Solo, hanyut saat bermain air di selokan tak jauh dari rumahnya.
Saat kejadian, korban yang merupakan siswa SD Tripusaka Solo tersebut sedang bermain bersama tiga temannya. Pada awalnya meski hujan deras namun aliran selokan tak begitu deras.
Namun lama kelamaan arus semakin deras, dan mereka tetap nekat bermain. Nahas bagi Alfian, ia hanyut hingga hilang dari pandangan tekan mainnya. Saat itulah, ketiga temannya melapor ke warga dan kedua orangtua Alfian. Namun saat warga dan kedua orangtuanya mencari di selokan, Alfian sudah terbawa arus menuju Sungai Bengawan Solo.
"Korban terpeleset dan hanyut saat bermain di selokan yang arusnya menuju ke Sungai Bengawan Solo" ujar personel Koordinator SAR UNS, Slamet Mulyadi, kepada wartawan.
Slamet mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencarian korban di sekitar lokasi hingga di Sungai Bengawan Solo bersama tim lainnya. Slamet menambahkan, sebenarnya teman-teman korban sudah berusaha menolong dan mengikuti. Namun karena arusnya deras, mereka akhirnya menyerah dan melaporkan kejadian tersebut ke orangtua korban.
"Kami memperkirakan korban terbawa arus Bengawan Solo. Namun kami tetap akan melakukan pencarian. Kami bersama Basarnas dan tim SAR gabungan telah melakukan pencarian awal dengan menyisiri selokan, namun belum membuahkan hasil. Karena kondisi sudah gelap pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan mencari di selokan serta sekitar muara selokan yakni di sungai Begawan Solo" tutup Slamet.(mdk/eko)