Mahfud MD Sebut Jaringan Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan Sudah Dikantongi Polisi
Mahfud mengatakan, polisi telah menangkap sejumlah orang diduga terlibat jaringan kelompok bom bunuh diri di Polrestabes Medan tersebut. Total sudah 8 orang ditangkap polisi diduga terkait aksi bunuh diri dilakukan RMN.
Menko Polhukam Mahfud MD mengaku sudah memperoleh informasi jaringan teroris pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Medan, Rabu (13/11) pagi kemarin. Mahfud mengatakan, Polri segera membeberkan jaringan kelompok pelaku bom bunuh diri bernama Rabbial Muslim Nasution (24) alias RMN itu.
"Sudah. Sudah dapat laporan. Biar dijelaskan oleh Polri," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (14/11).
Mahfud mengatakan, polisi telah menangkap sejumlah orang diduga terlibat jaringan kelompok bom bunuh diri di Polrestabes Medan tersebut. Total sudah 8 orang ditangkap polisi diduga terkait aksi bunuh diri dilakukan RMN.
"Sudah ada yang ditangkap delapan," kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013 ini.
Polisi Buru Guru Spiritual Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan
Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, sebelumnya mengatakan, total tiga orang diamankan Densus 88 terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Seorang lainnya masih dicari petugas.
Dia mengatakan, ketiga orang yang diamankan yakni DA, istri terduga pelaku RMN alias Dedek (24), dan dua mertuanya. Polisi juga memburu guru spiritual pelaku.
"Identitas guru spiritual pelaku sudah kita kantongi," sebut Mardiaz.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi menuturkan, empat orang terduga teroris yang ditangkap di wilayah Provinsi Banten setelah peristiwa bom bunuh diri di Medan.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
(mdk/gil)