LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mahfud MD nilai Jokowi punya tim survei sendiri untuk tentukan Cawapres

Santer diberitakan namanya sebagai kandidat Calin Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) maju di Pemilu 2019, Mahfud MD pun memberikan komentarnya. Menurut Mahfud, dalam menentukan Cawapres, Jokowi memiliki pertimbangan tersendiri.

2018-07-26 19:20:58
Mahfud MD
Advertisement

Santer diberitakan namanya sebagai kandidat Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) maju di Pemilu 2019, Mahfud MD pun memberikan komentarnya. Menurut Mahfud, dalam menentukan Cawapres, Jokowi memiliki pertimbangan tersendiri.

Mahfud juga mengatakan Jokowi memiliki tim survei yang berbeda dengan lembaga survei-survei yang beredar saat ini. Bahkan menurut Mahfud, saat ini Jokowi telah tahu siapa sosok Cawapres yang mendapatkan dukungan rakyat.

"Pak Jokowi itu juga punya survei sendiri yang lebih detail, dan lebih continue. Sehingga Pak Jokowi sudah tahu, siapa sebenarnya yang didukung oleh rakyat, siapa yang diharapkan oleh rakyat, dan sebagainya," ujar Mahfud saat acara Lustrum XIV SMA Kolese De Britto Yogyakarta di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Kamis (26/7).

Advertisement

Mahfud menjabarkan selain menggunakan tim survei internal, Jokowi dalam menentukan Cawapres juga selalu melihat latar belakang orang yang akan dipilih. Jokowi, kata Mahfud bahkan bertanya dan meminta masukan dari sejumlah tokoh tentang siapa sosok Cawapres yang paling cocok untuk digandeng.

"Pak Jokowi itu tidak bisa dibohongi dengan informasi-informasi yang sifatnya provokatif. Bahwa ini didukung si A. Ini didukung si B. Ini mewakili ini. Ini representasi itu. Pak Jokowi itu lebih tahu tentang itu semua. Sehingga kita tidak terlalu harus terpengaruh dengan provokasi-provokasi yang ada di media," tutup mantan Ketua MK ini.

Baca juga:
Politisi PDIP: PKB ngambek soal cawapres Jokowi
Tutup masa sidang, Bamsoet singgung soal cawapres lewat pantun
Akademisi ini sebut Din Syamsudin berpeluang jadi cawapres jika gabung parpol
Ormas Jaringan Matahari minta Jokowi pilih Din Syamsuddin jadi cawapres
Ketua MUI Ma'ruf Amin siap jadi cawapres Jokowi
SBY warning Ketum PPP: Hati-hati mengeluarkan statement!

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.