LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mahasiswa yang Tertabrak Barracuda di Makassar Jadi Anak Angkat Kapolda Sulsel

Kondisi Dicky Wahyudi, mahasiswa semester III Unibos Makassar korban tertabrak Barracuda saat demonstrasi berujung kericuhan, Jumat (27/9), mulai membaik. Kapolda Sulsel Irjen Polisi Mas Guntur Laupe hari ini kembali menjenguk korban didampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Rumah Sakit Ibnu Sina.

2019-09-29 12:46:44
Demo Mahasiswa
Advertisement

Kondisi Dicky Wahyudi, mahasiswa semester III Universitas Bosowa (Unibos) Makassar korban tertabrak Barracuda saat demonstrasi berujung kericuhan, Jumat (27/9), mulai membaik. Kapolda Sulsel Irjen Polisi Mas Guntur Laupe hari ini kembali menjenguk korban didampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Rumah Sakit Ibnu Sina.

Direktur RS Ibnu Sina Dr Sultan Buraena yang menerima kedatangan dua petinggi di Sulsel ini mengatakan, kondisi Dicky Wahyudi semakin bertambah baik.

"Kemarin sempat sesak tapi sekarang tambah baik," ujar Sultan kepada wartawan, Minggu (29/9).

Advertisement

Di kesempatan menjenguk dua kali ini, Irjen Polisi Mas Guntur Laupe menyampaikan ke keluarga korban jika dia mengangkat Dicky Wahyudi sebagai anak angkat.

"Orang tua Dicky (bapaknya) sudah meninggal dan dia tulang punggung. Sekarang dia semester III, saya angkat anak angkat sampai dia meninggal dunia dan saya meninggal dunia," kata Mas Guntur Laupe kepada wartawan usai menjenguk kedua kalinya itu.

Mila Tamrin (38), tante dari Dicky Wahyudi mengatakan, keponakannya itu tinggal bersama ibunya, Nurbaiti di Jalan Kubis Makassar. Bapaknya bernama Tamsil telah meninggal dunia dan Dicky Wahyudi adalah anak tunggal.

Advertisement

Irjen Mas Guntur Laupe menuturkan polisi yang mengendarai Barracuda saat ini ditangani Propam.

"Jadi saya luruskan yah soal sopir barracuda ini. Bukan saya katakan tidak bersalah tapi tidak sengaja dan tentu memang tidak sengaja. Tapi yang bersangkutan tetap akan kena sanksi berdasarkan pasal 360 KUHP. Telah diperiksa Propam dan akan segera disidang," tandasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani menambahkan, saat ini jumlah anggota polisi yang diperiksa sebanyak sembilan orang. Masing-masing empat orang di kasus lalu lintas soal Barracuda itu, tiga orang tersangkut kasus penganiayaan wartawan dan dua orang yang masuk masjid kenakan sepatu mengejar pengunjuk rasa.

Baca juga:
Wasekjen DPP PPP Nilai Kapolri Bertanggung Jawab atas Tewasnya 2 Mahasiswa di Kendari
Pesan Terakhir Mahasiswa Randi Sebelum Tewas Tertembak: Rakyat Butuh Nalar Kritis
Cerita Nahas Kakek Muallimin, Lapak Tambal Ban Terbakar saat Demo Ricuh di Makassar
Dua Polisi Penganiaya Wartawan di Makassar Ditahan
Temui Pendemo, Ridwan Kamil Janji Bawa Tuntutan soal RUU Bermasalah ke Pemerintah
Kapolda Sulsel Duga Ada Penyusup dalam Demo Mahasiswa di Makassar

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.