LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mahasiswa UNS geruduk Jakarta cuma mau dialog, bukan turunkan Jokowi

Tuntutan mereka terus melunak, dari awalnya ingin menjemput Jokowi dan datang ke Istana.

2015-05-15 11:35:29
Demo Mahasiswa
Advertisement

Puluhan mahasiswa tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali mengadakan aksi unjuk rasa. Dengan berbagai poster, mereka menggelar demonstrasi di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jumat (15/5).

Dalam orasinya, BEM UNS Solo menyesalkan kebijakan Presiden Joko Widodo yang kurang pro rakyat. Padahal pada awal pemerintahannya, mantan Wali Kota Solo itu pernah dianggap sebagai harapan baru dengan janji-janji manis. Tetapi, hingga saat ini situasi di Indonesia belum berubah.

Mereka kembali menyampaikan tekad bulat akan menjemput pulang Presiden Joko Widodo ke kampung halaman. Mahasiswa bahkan memberikan tenggat waktu buat Jokowi buat memenuhi tuntutan mereka hingga 19 Mei 2015.

"Mana itu Nawacita? KPK diperlemah, subsidi BBM dicabut, apa itu disebut nawacita? Jika sampai tanggal 19 Mei 2015 pemerintah tidak bisa memenuhi semua tuntutan kami, BEM UNS siap mengepung Jakarta," kata koordinator aksi Nugraha Bagus Andika, saat berorasi.

Nugraha menambahkan, para mahasiswa UNS tetap siap menjemput Jokowi pulang bila keadaan tidak membaik. "Kami tidak akan menurunkan Jokowi, hanya ingin berdialog saja," ujar Nugraha.

Menurut Nugraha, saat ini janji kampanye Jokowi-Jusuf Kalla banyak yang belum bisa dipenuhi, bahkan justru dilanggar. Para mahasiswa, kata dia, juga menyesalkan pencabutan subsidi BBM, liberalisasi ekonomi, politisasi hukum, intervensi politik dan juga terkait nasionalisasi aset negara yang kurang tegas. Dia menegaskan, sebagai kaum muda mahasiswa harus bersikap kritis dan ikut mengawal jalannya pemerintahan Jokowi-JK.

Usai berorasi para mahasiswa kembali melayangkan surat penjemputan pulang kampung ditujukan kepada Jokowi.
Surat itu berisi permintaan mahasiswa agar Jokowi mau pulang dan turun untuk bertemu dan berdialog dengan mahasiswa, terkait masalah yang saat ini sedang dirasakan oleh masyarakat Indonesia.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.