Mahasiswa Kedokteran Tewas di Pasuruan, Universitas Brawijaya Beri Penjelasan
Universitas Brawijaya (UB) Malang memberikan penjelasan terkait penemuan jasad Bagus Prasetyo Lajuardi (26) di Pasuruan, Selasa (12/4). Dia dipastikan merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran pada perguruan tinggi negeri itu.
Universitas Brawijaya (UB) Malang memberikan penjelasan terkait penemuan jasad Bagus Prasetyo Lajuardi (26) di Pasuruan, Selasa (12/4). Dia dipastikan merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran pada perguruan tinggi negeri itu.
Bagus Prasetyo Lajuardi (26) terdaftar sebagai mahasiswa keprofesian kedokteran angkatan 2019. Almarhum sebelumnya juga menempuh pendidikan S1 Kedokteran angkatan 2014.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Bagus sedang menjalani pendidikan profesi sebagai dokter muda (koas) di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
"Fakultas menelusuri dari poster yang beredar dan mengumpulkan informasi dari beberapa orang di internal fakultas. Berdasarkan poster yang beredar, kita ambil data, kita cari datanya. Statusnya mahasiswa aktif UB," terang Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) dr Eriko Prawestiningtyas dalam preskon di Malang, Rabu (13/4).
Tidak Bermasalah
Kampus mengidentifikasi riwayat akademis almarhum setelah mengetahui adanya poster orang hilang di media sosial. Selain itu ada pernyataan penyidik yang menyebut identitas korban sebagai mahasiswa UB dan warga Jalan Letjen Suprapto Tulungagung.
Namun kampus belum mendapatkan informasi detail terkait aktivitas pribadi almarhum selama menjalani koas. Mereka memastikan almarhum bukanlah dokter muda yang bermasalah.
"Yang bersangkutan sudah menyelesaikan seluruh departemen di profesi kedokteran, tinggal satu tahap saja untuk menunggu ujian kompetensi," ungkapnya.
Sebelumnya jasad pria dalam kondisi membusuk ditemukan di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Jasad yang semula dikira bangkai kucing itu ditemukan di semak-semak pekarangan pinggir jalan, Selasa (12/4) pukul 08.30 WIB.
(mdk/yan)