Mahasiswa Demo, 3 Wakil Rektor PTN di Makassar Dipanggil Pemprov Sulsel
Wakil Rektor Unhas, Arsunan Arsin mengaku kedatangannya ke Kantor Gubernur Sulsel untuk memenuhi undangan Bakesbangpol Sulsel. Ia mengungkapkan undangan tersebut membahas terkait aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa hari ini.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pertemuan dengan tiga wakil rektor perguruan tinggi negeri (PTN) di Makassar, di saat sejumlah mahasiswa menggelar demonstrasi. Tiga Wakil Rektor PTN yang terlihat yakni Prof Arsunan Arsin dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Sukardi Weda dari Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Prof Darussalam Syamsuddin dari UIN Alauddin.
Arsunan Arsin mengaku kedatangannya ke Kantor Gubernur Sulsel untuk memenuhi undangan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sulsel. Ia mengungkapkan undangan tersebut membahas terkait aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa hari ini.
"Iya terkait adek-adek kita yang demo hari ini," kata Arsunan kepada wartawan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (11/4).
Ia memahami aksi mahasiswa yang digelar hari ini sebagai reaksi atas kebijakan dibuat pemerintah. Hal tersebut terlihat dari isu yang diangkat mahasiswa seperti kelangkaan minyak, naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok, termasuk wacana presiden tiga periode.
Sementara itu, Kepala Baskebangpol Sulsel Asriady Sulaiman mengaku pertemuan dengan WR III PTN di Makassar untuk mengantisipasi adanya pihak yang menyusup untuk memprovokasi aksi sehingga menjadi ricuh. Meski demikian, ia yakin demonstrasi yang dilakukan mahasiswa tidak akan anarkis.
"Kita harapkan situasi tetap kondusif. Tetapi kadang ini pihak dari luar yang berusaha memprovokasi keadaan," ucapnya.
Baca juga:
Penyusup Demo Mahasiswa di Palembang, Driver Ojek Online dan Pelajar
Kawal Demo 11 April, Kapolri: Jangan Sampai Ada Penumpang Gelap
Demo 11 April, Mahasiswa Blokade Gerbang Tol Ciracas Jaktim
VIDEO: Kapolri Minta Kawal Demo Mahasiswa Seperti Anak Sendiri
CEK FAKTA: Hoaks Demo Mahasiswa 11 April di DPR Ricuh, Faktanya Video lama
5.620 Pasukan Gabungan Polri-TNI Siap Amankan Aksi Unjuk Rasa di Istana dan DPR