LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Macet parah arus mudik di Brebes, Ganjar akui gagal dan minta maaf

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo minta maaf karena telah mengecewakan pemudik.

2016-07-12 01:29:00
Arus Mudik
Advertisement

Karut marut pengelolaan arus mudik hingga yang berbuntut kemacetan parah di pintu tol Brebes Timur, disorot dunia internasional. Kemacetan horor itu disebut-sebut membuat belasan pemudik meninggal.

Pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sudah meminta maaf atas buruknya pengelolaan arus mudik. Tidak hanya Tjahjo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga meminta maaf kepada masyarakat terkait pelayanan mudik Lebaran 2016 yang dinilai masih mengecewakan.

"Kita harus minta maaf kepada masyarakat ketika melayani arus mudik 2016, meski sudah mengerahkan semua kekuatan dan potensi untuk melayani, namun masih terjadi hal yang mengecewakan," kata Ganjar seperti dilansir Antara di Semarang, Senin.

Advertisement

Ganjar menuturkan, pemerintah dan stakeholder sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik. Namun masih terjadi hal-hal di luar kemampuan.

"Kegagalan dalam upaya memberikan pelayanan terbaik pada pemudik Lebaran 2016 akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan tahun depan," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Evaluasi dibutuhkan agar pelayanan arus mudik Lebaran tahun depan bisa lebih baik. Salah satunya perbaikan infrastruktur, terutama percepatan pembangunan tol trans Jawa akan menjadi prioritas.

Advertisement

"Diharapkan dengan persiapan lebih baik tersebut, Jateng lebih siap melayani pemudik pada Lebaran 2017," kata politisi PDIP ini.

Menanggapi kemacetan parah yang terjadi di jalan tol Pejagan dan Brebes Timur, Ganjar meminta pengelola jalan tol menambah jumlah pintu keluar tol.

"Pintu tol mulai dari Jakarta sampai Jateng harus banyak pintu keluar, di Brebes gak bisa kalau hanya satu pintu keluar saja tanpa ada pintu-pintu alternatif karena itu kalau masuk, sudah kejebak saja dan ini yang mesti dievaluasi, semua pikirannya 4,5 jam sampai Jateng serta semuanya pasti tertarik itu," ujarnya.

Baca juga:
Belasan tewas terjebak macet, DPR tagih tanggung jawab pemerintah
Ganjar tanya Dinkes soal belasan pemudik tewas karena macet Brexit
IPW: Pemudik tewas karena macet tanggung jawab Kakorlantas & Kapolda
17 Orang meninggal karena macet di Brebes, Pemerintah minta maaf

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.