Mabuk tantang semua orang berantem, tukang ojek tewas ditusuk preman
Mabuk tantang semua orang berantem, tukang ojek tewas ditusuk preman. Diduga berbuat onar akibat pengaruh minuman keras, Septa Andre (34) tewas ditusuk yang disinyalir preman kampung. Polisi kini memburu pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
Diduga berbuat onar akibat pengaruh minuman keras, Septa Andre (34) tewas ditusuk yang disinyalir preman kampung. Polisi kini memburu pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
Peristiwa itu terjadi saat korban datang ke pos keamanan di kampungnya di Perumahan Griya Sejahtera, Jalan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Palembang, Kamis (9/2) malam. Akibat mabuk, korban berbuat onar.
Beberapa kali dinasihati, korban tetap saja melonjak bahkan menantang semua orang untuk berkelahi hingga diamankan pelaku yang belum diketahui identitasnya. Saat korban semakin tak bisa dikendalikan, pelaku menusuk punggungnya dua kali. Korban terjatuh yang membuat warga berkerumun dan pelaku kabur. Tiba di rumah sakit, nyawa tukang ojek itu tak bisa diselamatkan.
Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Achmad Akbar mengungkapkan, kasus ini masih didalami terkait kronologis pasti dan motif pembunuhan. Pihaknya juga menunggu keluarga korban yang belum melakukan pelaporan terkait kasus tersebut.
"Satu saksi kunci sudah kami periksa. Informasinya, korban mabuk, berbuat onar dan menantang semua orang di pos keamanan itu," ungkap Akbar, Jumat (10/2).
Berdasarkan penyelidikan sementara, kata Akbar, pelaku diduga hanya satu orang. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban selain luka tusuk.
"Kami masih buru terduga pelaku dan mencari senjata yang digunakan," pungkasnya.(mdk/eko)