LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mabes Polri siap kirim Brimob bantu Polda Bali jika Gunung Agung erupsi

Asisten Operasi (Asop) Polri Irjen Mochamad Iriawan melakukan kunjungan ke Posko Amanusa II di Karangasem Bali, Selasa (3/10). Dia menyatakan, Mabes Polri siap membantu Polda Bali dalam upaya penanggulangan bencana jika kondisi terburuk terjadi yakni Gunung Agung erupsi.

2017-10-03 20:24:18
Erupsi Gunung Agung
Advertisement

Asisten Operasi (Asop) Polri Irjen Mochamad Iriawan melakukan kunjungan ke Posko Amanusa II di Karangasem Bali, Selasa (3/10). Dia menyatakan, Mabes Polri siap membantu Polda Bali dalam upaya penanggulangan bencana jika kondisi terburuk terjadi yakni Gunung Agung erupsi.

Dukungan penuh dari Mabes Polri ditegaskan Iriawan, baik dari sisi personel maupun sarana-prasarana termasuk dari sisi pendanaan.

Bahkan ditegaskannya kalau memang dibutuhkan, Mabes Polri siap mendatangkan pasukan dari Jakarta. "Jika terjadi erupsi, kita akan terjunkan Brimob yang sudah terbiasa menghadapi situasi bencana," tegasnya, Selasa (3/10) di Karangasem.

Diakuinya anggaran untuk kontigensi yang tersedia saat ini masih kecil, karena itu untuk memback up Polda Bali, Mabes Polri siap mengucurkan dana kontigensi untuk mendukung Operasi Amanusa II penanggulangan erupsi Gunung Agung.

Iriawan meminta kepada anggotanya untuk membantu pemerintah daerah melakukan sosialisasi sehingga aktivitas vulkanik Gunung Agung tak menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, kunjungan ini bertujuan untuk mendapat gambaran yang jelas secara langsung tentang penanganan pengungsi dan langkah-langkah Polda Bali dalam melaksanakan Operasi Amanusa II.

Sementara Wakapolda Bali Brigjen Gede Alit Widana yang mendampingi kunjungan memaparkan bahwa saat erupsi tahun 1963 tercatat berlangsung sampai 320 hari.

Karenanya untuk operasi Gunung Agung kali ini, mengusulkan anggaran kontigensinya untuk satu bulan ke depan sebesar Rp 3,5 miliar.

Untuk antisipasi kedaruratan ketika erupsi Gunung Agung terjadi, Polda Bali akan menerjunkan 2.000 personel dari 13 ribu kekuatan yang ada termasuk sokongan pasukan dari masing-masing Polres di Bali.

"Kita sudah tegaskan sebelum terjadinya erupsi, kami instruksikan agar Polsek jajaran Polres Karangasem agar tidak memindahkan operasional kantornya," kata Widana.

Dia menegaskan jika erupsi benar-benar terjadi, seluruh anggota harus bergerak melakukan evakuasi menyelamatkan warga. Setelah seluruh warga selesai dievakuasi dan diungsikan ke tempat yang aman maka anggotanya melakukan evakuasi melalui jalur laut.(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.