Mabes Polri Kroscek Kabar Sebut Intel Polisi Ancam Kader Demokrat di Daerah
Jenderal bintang satu ini menegaskan, bakal menindak tegas anggota Polri jika memang terbukti melakukan apa yang dikatakan oleh Benny.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mengungkap para pengurus Demokrat di tingkat daerah tengah diancam. Hal ini ia ungkapkan dalam akun twitternya @BennyHarmanID.
Menanggapi hal itu, Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya bakal mengecek apa yang disampaikan oleh Benny tersebut soal adanya ancaman terhadap pengurus Demokrat di daerah.
"Kita ngecek itu. Apabila ada hal yang melanggar, tentunya Polri akan melakukan tindakan," kata Rusdi kepada wartawan, Rabu (10/3).
Jenderal bintang satu ini menegaskan, bakal menindak tegas anggota Polri jika memang terbukti melakukan apa yang dikatakan oleh Benny.
"Kita lakukan pengecekan itu benar atau tidak. Tentunya apabila ada pelanggaran-pelanggaran, Polri akan tindak," tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mengungkap para pengurus daerah Demokrat di tingkat daerah tengah diancam. Mereka diminta untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai Demokrat.
"Para pengurus Demokrat tingkat kabupaten dan kota kini resah. Mereka diancam intel-Intel Polres untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai," ungkapnya melalui akun twitternya @BennyHarmanID dikutip Selasa (9/6).
Benny menyebut, ancaman tersebut dilakukan atas perintah Kapolres. Para pengurus daerah juga dibujuk untuk memihak Demokrat versi Kongres Luar Biasa di Deli Serdang, Sumut itu.
"Katanya atas perintah Kapolres. Ada pula yang dibujuk untuk pro Pengurus Demokrat hasil KLB jika mau aman," kata Benny.
Anggota Komisi III DPR ini tengah mendalami informasi tersebut. Dia meminta masyarakat mengawasi terkait hal ini. "Ini beneran kah? Rakyat Monitor!," ucap Benny.
Diketahui, kubu kontra Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono melaksanakan Kongres Luar Biasa di Hotel The Hill di Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) lalu. Hasil KLB tersebut memutuskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketua Umum Demokrat.
Ketua Umum Partai Demokrat terpilih versi kongres luar biasa (KLB) Moeldoko mengklaim KLB yang digelar di The Hill Hotel and Resort, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) adalah konstitusional. Hal tersebut kata dia tertuang pada AD/ART partai.
"KLB ini adalah konstitusional seperti yang tertuang dalam AD/ART," kata Moeldoko saat berpidato pertama kali di hadapan para kader di The Hill Hotel and Resort, Jumat (5/3) malam.
Dengan alasan tersebut Moeldoko mau datang dan menerima penunjukan sebagai ketua umum PD. Sebelumnya dalam sambungan telephone dia juga sempat memastikan hal AD/ART dalam partai tersebut.
"Untuk itulah sebelum saya datang ke sini, saya ingin memastikan tiga pertanyaan kepada saudara-saudara sekalian semua, setelah hal kepastian saya dengan sukarela untuk datang ke sini walaupun macetnya luar biasa," ungkapnya.
Baca juga:
Setia pada AHY, Kader Demokrat Solo Raya Tak Tergoda Janji Uang Demi Hadiri KLB
DPD Demokrat Jatim Copot Kader Ikut KLB Deli Serdang
Ratusan Kader Demokrat Solo Raya Demo Serukan Perlawanan Terhadap KLB Ilegal
DPC dan DPD Demokrat Jatim Desak Kemenkum HAM tidak Sahkan KLB Deli Serdang
Hadiri KLB Demokrat Deli Serdang, Ketua DPC Bantul dan Sleman Dipecat
Dukung Pemerintahan Jokowi, Demokrat Kubu Moeldoko Siapkan Kader Jadi Menteri