LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mabes Polri Beberkan Kronologi Demo Berujung Ricuh di Tanah Abang

Kericuhan terjadi menjelang dini hari saat sejumlah massa melakukan provokasi kepada petugas kepolisian.

2019-05-22 12:28:31
Demo 22 Mei
Advertisement

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal membeberkan kronologi aksi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu yang berujung bentrokan di kawasan Tanah Abang, dini hari tadi. Iqbal menjelaskan, awalnya situasi kondusif.

Massa aksi unjuk rasa bersedia membubarkan diri setelah mendapat imbauan dari Polisi bahwa batas waktu penyampaian pendapat sudah berakhir. Dia menuturkan, kericuhan terjadi menjelang dini hari saat sejumlah massa melakukan provokasi kepada petugas kepolisian.

Berikut kronologi demo berujung ricuh dari penjelasan Kadiv Humas Mabes Polri:

Advertisement

Selasa (21/5)


Pukul 23.00 WIB:

Massa berulah anarkis dan provokatif berusaha merusak security barier dan memprovokasi petugas kepolisian. Polisi mendorong massa ke Jalan Sabang dan Wahid Hasyim. Massa terpecah dua. Ada yang mengarah ke Jalan Sabang dan ke beberapa gang kecil.

Advertisement

Rabu (22/5)

Pukul 02.45 WIB:

Datang sekelompok massa di luar dari massa aksi yang dibubarkan polisi

Pukul 03.00 -04.00 WIB:

Sekitar 200 massa berkumpul di Jalan KS Tubun. Polres Metro Jakbar dibantu tokoh-tokoh masyarakat mengimbau massa untuk membubarkan diri. Seketika massa bergerak ke arah asrama polri di Petamburan.

Massa menyerang asrama Brimob dengan molotov, petasan, botol-botol. Polisi di Asrama Brimob menghalau dengan gas air mata. Massa melakukan pengerusakan asrama dan terjadi pembakaran beberapa kendaraan baik kendaraan pribadi maupun dinas.

Data polisi: Mobil terbakar 14 unit. Ada truk Dalmas, 2 bus dalmas, 3 mobil dinas dan 11 mobil umum.

Polisi menangkap 11 orang diduga provokator.

Hasil pemeriksaan sementara, mayoritas massa berasal dari luar Jakarta. Ada dari Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah. Bahkan Polisi menemukan bukti ada ambulans dengan logo partai di dalamnya penuh dengan batu. Bahkan ada amplop uang diduga untuk bayaran massa.

Pukul 05.00 WIB:

Massa masih bertahan di lokasi. Ada beberapa massa terluka. Polisi masih mendata massa yang terluka dan dikabarkan meninggal.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Baca juga:
Beroperasi Normal, Blue Bird Minta Pengemudi Utamakan Keselamatan
Amankan 99 Pelaku Rusuh di Flyover Slipi, Polisi Cium Bau Alkohol
Polisi Tegaskan Kabar Brimob Sipit dari China Hoaks
Dibantu TNI, Polisi Pukul Mundur Massa di Petamburan ke Arah Jati Baru
TNI Redam Massa Aksi 22 Mei
Pendemo Bersorban Geruduk Parlemen, Minta Anggota DPR Buka Mata

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.