LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mabes bebaskan 4 orang yang ditangkap terkait penembakan polisi NTB

Mabes bebaskan 4 orang yang ditangkap terkait penembakan polisi NTB. Alasan pembebasan, polisi tidak menemukan bukti kuat keterlibatan mereka dalam peristiwa penembakan tersebut.

2017-09-12 20:14:00
Penembakan Polisi
Advertisement

Polisi membebaskan empat orang yang sempat ditangkap terkait penembakan dua anggota Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat. Empat orang tersebut berinisial IF (31), LS (34), IK (21) dan WD (27). Keempatnya berasal dari Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Bima Kota.

"Ini dapat informasi bahwa empat orang sudah dikembalikan ke keluarga," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/9).

Alasan pembebasan, polisi tidak menemukan bukti kuat keterlibatan mereka dalam peristiwa penembakan tersebut. "Karena kurang bukti, kita belum bisa memastikan siapa pelakunya," ujarnya

Advertisement

Polisi kini mendalami lagi sosok orang tak dikenal yang melakukan penembakan terhadap dua anggota Polres Bima Kota.

"Kita tahu karena kita bahwa polisi yang ditembak sedang berpakaian biasa bukan dinas. Oleh sebab itu mereka tahu pasti petugas. Modusnya sama anter sekolah," ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi juga menerjunkan Detasmen Khusus (Densus) 88 anti teror. Langkah ini untuk mencari tahu pelaku yang sebenarnya melakukan penembakan.

Advertisement

"Kami dalami Densus 88 turun untuk dalami penembakan ini, mohon dukungan moga-moga dua rekan kami di Bima diberikan kesembuhan," ucapnya.

Setyo belum bisa memastikan motif penembakan terhadap dua anggota korps Bhayangkara itu. Pihaknya juga belum bisa memastikan mereka dari kelompok lone wolf atau leaderless terorism.

"Kalau belajar dari pengalaman kalau kita ingat tahun 2013 dimana polisi banyak yang diserang seperti di Jakarta, Tangerang, Ciputat modusnya sama. Tapi kita belum nyatakan bahwa yang bersangkutan dari kelompok mana, mereka lone wolf atau leaderless terorism belum menyatakan itu," tandasnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.