MA siapkan sanksi untuk Dora karena menyerang polantas
Sanksi ringan berupa surat teguran, sanksi sedang penundaan kenaikan pangkat, sedangkan sanksi berat berupa pemecatan.
Mahkamah Agung (MA) siap menindak tegas pegawai Biro Perencanaan, Dora Natalia yang videonya viral di sosial media ketika menyerang petugas Polantas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, kemarin. Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) MA, Ridwan Mansyur mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap Dora. Bahkan MA sudah siap dengan sanksi yang bakal diberikan sesuai berat ringannya perbuatan.
Kepada merdeka.com Ridwan menuturkan, sanksi yang diterima Dora bisa bersifat ringan, sedang hingga berat. Sanksi baru bisa ditetapkan setelah hasil laporan pemeriksaan Dora diserahkan kepada pimpinan MA.
"(Bila terbukti bersalah) bentuk-bentuk dari hukuman disiplin itu banyak. Mulai dari ringan, sedang dan berat. Tergantung perbuatannya apa," tutur Ridwan saat ditemui di ruangannya di Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/12).
Ridwan menjelaskan, sanksi ringan biasanya hanya berupa surat peringatan. Sementara untuk sanksi kategori sedang, bisanya terancam mengalami penundaan kenaikan pangkat. Sementara bila dikenakan sanksi berat, Dora terancam diberhentikan dari pekerjaannya.
Hingga kini Ridwan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak kepolisian terkait laporan yang diajukan Aiptu Sutisna yang membuat laporan atas perbuatan Dora. "Saya belum dapat informasi itu. Tapi kita koordinatif saja" singkat Ridwan.
Peristiwa memalukan ini baru pertama kalinya terjadi di tubuh Mahkamah Agung. Dia berharap ini menjadi pengalaman pertama dan terakhir kali. "Sampai hari ini belum pernah ada hal semacam ini. Ya semoga ini kejadian pertama dan terakhir kalinya," ucapnya.
Baca juga:
Mengamuk & cakar Polantas, Dora Natalia diperiksa pihak internal MA
Aiptu Sutisna duga Dora tengah ada masalah hingga luapkan ke dirinya
Penjelasan kerabat soal Dora Natalia cakar Aiptu Sutisna
Wakapolri puji Sutisna: Polisi memang harus sabar hadapi masyarakat
Begini awal mula Aiptu Sutisna dimaki hingga dicakar Dora Natalia
Alasan Sutisna laporkan Dora: Baju ini hidupi saya, harus saya bela!
Pesan Kapolda Metro ke Aiptu Sutisna, Polantas dicakar ibu-ibu