LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lukisan wajah Bupati Banyumas ini dikerjakan dengan pendekatan gaib

Lukisan wajah Bupati Banyumas ini dikerjakan dengan pendekatan gaib. Diaraknya 30 lukisan wajah para Bupati yang diiringi para finalis duta wisata Banyumas ini sebagai upaya menghargai sejarah Banyumas yang telah berjalan selama 4 abad.

2017-02-19 16:23:00
Tradisi Unik
Advertisement

Daerah yang besar tentu menghargai sejarahnya. Alasan inilah yang menjadi latar belakang pengusungan 30 replika Lukisan Bupati Banyumas—sejak era Djoko Kahiman Adipati Warga Utama II (1582-1583) sampai Bupati ke-30, Drs H Mardjoko MM, di Peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-446 dalam puluhan tandu joli.

Menariknya, tak jarang yang tahu lukisan wajah sebagian Bupati itu dikerjakan dengan pendekatan gaib. Pelukis realis asal Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas, Setyo Nurdiono (33) bercerita pengerjaan lukisan para bupati itu, hanya sebagian yang diambil dari dokumentasi-dokumentasi lama di Pemkab Banyumas. Tetapi untuk melukis wajah-wajah Bupati yang tak memiliki dokumentasi foto, Setyo melakukan metode penerawangan.

Metode penerawangan itu ia lakukan dengan menjalankan puasa Senin-Kamis dan puasa selama 5 hari sebelum melukis. Nantinya, kata Setyo, laku ini akan membantu untuk mengenali wajah Bupati lewat mimpi.

"Untuk yang diterawang itu bupati pertama sampai ke 16, yaitu R. Adipati Cokronegara II (1864-1879). Lalu Bupati ke 21, R Budiman (1953-1957) sampai Bupati ke 23 yakni R. Bayu Nontoro (1957-1960). Saya sudah berusaha mencari foto-foto mereka ke sejarawan, tapi konon, foto-foto para bupati ini pernah dibakar di zaman kolonial Belanda," ujar Setyo pada Merdeka.com, Minggu (19/2).

Sekretaris Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporabudbar) Kabupaten Banyumas, Suwondo Geni menyatakan diaraknya 30 lukisan wajah para Bupati yang diiringi para finalis duta wisata Banyumas ini sebagai upaya menghargai sejarah Banyumas yang telah berjalan selama 4 abad. Lukisan wajah para Bupati Banyumas itu diarak sepanjang 2 km dari Pendopo Wakil Bupati sampai halaman Pendopo Sipanji Sekretariat Daerah Pemkab Banyumas.

"Sejarah adalah rekontruksi masa lalu yang memiliki arti penting bagi perkembangan suatu daerah. Lewat lukisan 30 bupati ini, masyarakat Banyumas setidaknya dapat tahu dan menilik perjalanan sejarah Banyumas lewat para pemimpin daerahnya," terang Sugondo.

Baca juga:
Mengenal sajian budaya 'Megibung' makan bersama ala warga Karangasem
Rayakan HUT Kota Solo ke-272, warga makan jenang bersama
Ratusan gunungan jenang nusantara semarakkan HUT Solo ke 272
Intip ritual wanita Hindu mencari jodoh di hutan pedalaman Nepal
Peringati Hari Dewa Kekayaan, ratusan warga Vietnam serbu toko emas
Mengintip meriahnya Up Helly Aa, festival Viking ala Skotlandia

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.