LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Luhut Sebut Pembangunan Bandara Kediri Terkendala Pembebasan Tanah

Menteri Luhut memastikan proyek pembangunan Bandara Kediri, Jawa Timur bakal dimulai awal tahun 2020. Saat ini hanya tinggal 20 hektare lahan yang belum dibebaskan dari total kebutuhan sekitar 457 hektare, karena belum terjadi kesepakatan harga dengan masyarakat terdampak.

2019-09-01 07:36:00
Luhut Panjaitan
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan Bandara Kediri, Jawa Timur bakal dimulai awal tahun 2020. Saat ini hanya tinggal 20 hektare lahan yang belum dibebaskan dari total kebutuhan sekitar 457 hektare, karena belum terjadi kesepakatan harga dengan masyarakat terdampak.

Pernyataan tersebut disampaikan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan saat melakukan kunjungan kerja bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja Republik Indonesia di Pendopo Kabupaten Kediri, Sabtu (31/8). Luhut memastikan ground breaking pembangunan proyek bandara Kediri bakal dilakukan pada Januari 2020 atau mundur satu tahun dari rencana awal.

"Molornya rencana pembangunan Bandara Kediri ini disebabkan oleh pembebasan lahan yang belum rampung. Dari total sekitar 457 hektare lahan yang dibutuhkan saat ini masih kurang seluas 20 hektare. Lahan yang dibebaskan tersebut terhampar di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Kediri, yakni dari Kecamatan Banyakan, Grogol hingga Tarokan," kata Luhut Binsar Panjaitan kepada wartawan.

Advertisement

Sali, salah satu warga terdampak mengaku ada 300-an kepala keluarga masih enggan melepaskan tanahnya untuk proyek strategis nasional tersebut. Pasalnya nilai ganti rugi yang berikan lebih rendah dari penawaran sebelumnya. Warga meminta ganti rugi sebesar Rp15 juta per RU (1 RU sama dengan 14,06 meter persegi), sementara investor hanya mampu menawar Rp10.500.000 per RU.

Dalam kunjungan kerja ini, Menko Maritim bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil dan juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Setelah bertemu dengan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno di pendopo, rombongan menteri kemudian menemui masyarakat terdampak di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.

Advertisement

Baca juga:
Menhub Budi: Bandara Kediri Dibangun Januari 2020
Menko Luhut: Pemerintah Serius Bangun Bandara di Kediri
Mengenal Kendaraan Listrik yang Beroperasi di Bandara Soekarno Hatta
Angkasa Pura II Periksa Insentif Sterilkan Kargo Pesawat dari MacBook Model Tertentu
Dua Pria Malaysia dan 1 WNI Ditangkap karena Hoaks Bom di Bandara Penang Malaysia
Jadi Kota Penyangga Ibu Kota, Bandara APT Pranoto Samarinda akan Dikembangkan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.