LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Luhut sebut kebakaran hutan & lahan akibat pengusaha tidak disiplin

Selain itu, karhutla juga terjadi karena kebiasaan buruk warga yang membakar lahan saat musim kemarau.

2015-10-20 16:23:57
Kabut Asap Palembang
Advertisement

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Panjaitan mengungkapkan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini disebabkan sikap para pengusaha perkebunan yang tidak disiplin dalam pembersihan lahannya. Akibatnya, kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia bahkan keluar negeri.

"Penyebabnya karena pengusaha tidak disiplin membersihkan lahannya. Saat kering api mudah terbakar," ungkap Luhut di Palembang, Selasa (20/10).

Menurut dia, dari kasus karhutla yang ada, banyak di antaranya dilakukan pihak korporasi atau perusahaan. Ini membuktikan adanya kelalaian dari perusahaan terhadap lahannya.

Selain itu, kata dia, kebakaran juga terjadi lantaran kebiasaan buruk warga yang membakar lahan saat musim kemarau. Alhasil, api sangat mudah merambat ke lahan lain karena kondisi hutan kering. "Ini juga sebabkan kebakaran hutan dan lahan. Ada kebiasaan buruk warga," ujar Luhut.

Terkait upaya pemadaman yang dilakukan pemerintah, Luhut menilai telah maksimal menjalankan tugasnya. Hanya saja, tidak semua titik api bisa dipadamkan karena beratnya medan dan terjadi di lahan gambut.

"Water bombing telah intensif dilakukan, tapi tidak juga semua dapat diselesaikan. Kita sambil menunggu hujan," imbuh Luhut .

Dia mengakui, kabut asap asal Indonesia sudah mencemari udara di beberapa negara tetangga, seperti Singapura. Bahkan, Luhut merasakan sendiri pekatnya kabut asap kiriman dari Indonesia ke negara tetangga.

"Asap sampai ke mana-mana, saya kemarin ke Singapura, di sana sudah tertutup asap," pungkas Luhut.

Baca juga:
Kasus karhutla dari perusahaan di Polda Sumsel jalan di tempat
Pesawat besar kesulitan beraksi padamkan kebakaran lahan di Sumsel
Pesawat asing bantu padamkan karhutla di Sumsel berangsur pulang
Padamkan karhutla di Sumsel, BNPB dapat bantuan 2 pesawat dari Rusia
Indonesia masih harapkan bantuan Rusia dan China untuk padamkan api
Jepang berikan bantuan berupa cairan kimia untuk padamkan api

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.