Luhut sebut jabatan Jokowi tak ada kaitan dengan kontrak Freeport
Luhut menambahkan, untuk kasus Setya sebaiknya MKD dibiarkan dulu bekerja.
Di salah satu rekaman pembicaraan antara Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid, ada perkataan Jokowi akan jatuh dari kursi RI 1 bila tak memperpanjang kontrak PT Freeport. Saat dimintai tanggapannya, Menko Polhukam, Luhut Pandjaitan, menanggapi santai.
"Apa urusannya itu," ucap Luhut di sela acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2015 di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/11).
Luhut menambahkan, untuk kasus Setya sebaiknya MKD dibiarkan dulu bekerja. Meski demikian, dia akan memantau perkembangan jalannya sidang MKD.
"Biarin saja jalan. Kan baru sekali. Hari ini, besok, dan lusa. Kita lihat saja setelah itu," tuturnya.
Seperti diketahui dalam rekaman percakapan yang dibuka MKD kemarin, Riza menyatakan Jokowi bisa jatuh jika tak setuju perpanjangan Freeport.
"Saya yakin Freeport pasti jalan. Kalau sampai Jokowi nekat nyetop, jatuh dia," kata Riza seperti dalam rekaman.
Baca juga:
Jelang sidang, MKD belum dapat informasi Riza bakal hadir
Luhut Panjaitan ngaku tak tahu soal proyek listrik di Papua
Bakal dipanggil MKD, Luhut ngaku senang karena bisa klarifikasi
Usai rekaman dibuka, Setya Novanto absen acara antikorupsi
Isi rekaman: Budi Gunawan kerahkan Babimnas demi menangkan Jokowi
JK sindir Setnov: Ketua DPR sudah hilang
KPK cari celah masuk di kasus catut nama Jokowi soal Freeport