Luhut Polisikan Haris Azhar, PKS Nilai Pejabat Harus Lapang Dada daripada Masyarakat
Mardani menyarankan supaya kasus tersebut lebih baik diselesaikan lewat musyawarah.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera turut melontarkan komentar atas laporan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Mardani minta agar pejabat memiliki jiwa lapang dada di atas masyarakat umum.
"Hak semua untuk mendapatkan keadilan. Tetapi saat kita mendapat jabatan, standar moral dan kelapangan dada kita mesti di atas rata-rata," ucapnya kepada Liputan6.com, Rabu (22/9).
Mardani menyarankan supaya kasus tersebut lebih baik diselesaikan lewat musyawarah.
"Bisa diselesaikan dengan musyawarah dan saling klarifikasi. Akan bagus buat publik. Kapolri sendiri mendorong restorative justice. Damai dan rukun jauh lebih baik," ujar Mardani.
Luhut melaporkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Rabu (22/9/2021). Dia menepis tudingan soal bisnis tambang di Papua yang disampaikan Haris Azhar melalui kanal Youtube.
Luhut menuturkan, apa yang disampaikan di Youtube tersebut bersifat tudingan dan tanpa ada bukti.
Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Selama Luhut Tak Bantah Data Soal Bisnis Tambang, Haris Azhar Tak akan Minta Maaf
Menko Luhut akan Gugat Perdata Haris Azhar & Koordinator KontraS Rp100 Miliar
Polisikan Haris Azhar, Luhut Ingatkan Tak Ada Kebebasan yang Absolut
Luhut Mempolisikan Haris Azhar dan Fatia Maulida, Gugat Perdata Rp 100 Miliar
Luhut Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Hariz Azhar dan Koordinator KontraS Fatia
Berstatus Presiden, Jokowi Santai Jadi 'Sopir' Puan Maharani dan Luhut Binsar