LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Luhut Pastikan Tak Ada Silang Pendapat Basuki dan Anies Soal Banjir

Dia mengaku sependapat dengan Basuki perlunya normalisasi Kali Ciliwung untuk mencegah banjir. Dia juga setuju dengan pernyataan Anies soal pentingnya pembangunan bendungan untuk mengendalikan limpahan air dari selatan.

2020-01-03 16:32:18
Banjir Jakarta
Advertisement

Banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta beberapa hari terakhir. Pemerintah pusat dan Pemprov DKI pun silang pendapat soal penyebab banjir.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menepis adanya silang pendapat antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI.

"Enggak ada yang berseberangan kok. Saya kira pikirannya Pak Basuki (Menteri PU dan Perumahan Rakyat) benar, enggak ada yang salah. Pak Gubernur (DKI Jakarta) juga oke," katanya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/1).

Advertisement

Dia mengaku sependapat dengan Basuki perlunya normalisasi Kali Ciliwung untuk mencegah banjir. Dia juga setuju dengan pernyataan Anies soal pentingnya pembangunan bendungan untuk mengendalikan limpahan air dari selatan.

"Di puncak itu memang sedang disiapin bendungannya. Itu kan yang dua itu, hanya baru tahun ini selesai," ujarnya.

Advertisement

Tak cukup dengan normalisasi Kali Ciliwung dan pembangunan bendungan, Luhut menilai perlu memaksimalkan Waduk Pluit guna mencegah banjir. Semua alat penanganan banjir yang ada di Waduk Pluit bisa dimanfaatkan untuk mengalirkan air ke laut.

"Bagaimana air itu supaya bisa dipompa ke laut. Mempercepat bukan hanya melalui sungai itu saja, itu saja kan," jelasnya.

Anies dan Basuki memang berbeda pendapat soal penanganan banjir Jakarta. Basuki mengatakan banjir Jakarta bisa diatasi apabila Kali Ciliwung dinormalisasi. Basuki mengajak Anies duduk bersama untuk melakukan normalisasi Kali Ciliwung.

Sementara Anies menegaskan penyebab banjir Jakarta adalah tidak adanya pengendalian air yang masuk dari selatan ke Jakarta. Dia menyebut penyebab banjir tak selalu soal normalisasi sungai. Anies mengatakan jika faktanya seperti terjadi di wilayah Kampung Pulo yang masih terdampak banjir hebat kemarin.

"Di sini (wilayah Kampung Pulo) memang sudah dilakukan normalisasi dan faktanya masih tetap terjadi banjir, karena itu memang dalam jangka panjang kita harus melihat penyelesaiannya secara lebih komprehensif," ujar Anies.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.