Longsor Tutup Jalan Garut-Tasikmalaya Longsor, Lalu Lintas Terganggu
Tanah longsor terjadi di Desa Tenjowaringin, Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (23/3). Longsor sempat merusak sebuah bangunan dan mengganggu akses jalan dari Garut menuju Tasikmalaya selama beberapa jam.
Tanah longsor terjadi di Desa Tenjowaringin, Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (23/3). Longsor sempat merusak sebuah bangunan dan mengganggu akses jalan dari Garut menuju Tasikmalaya selama beberapa jam.
"Penyebab bencana longsor diduga adalah hujan deras yang terjadi sejak Rabu (22/3) di wilayah Kecamatan Salawu. Akibat longsor itu, satu bangunan yang dipergunakan untuk rumah makan rusak dan menghambat arus lalu lintas," kata Ketua Taruna Siaga Bencana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya kepada wartawan.
Dia menjelaskan bahwa terganggunya arus lalu lintas dari Garut menuju Tasik dan sebaliknya terjadi karena sisa material yang sempat menutupi jalan raya. "Jadinya kendaraan yang mau melintas jadi terganggu," ujar dia.
Jalur Alternatif
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Kurnia Trisna memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut.
"Memang warung yang terkena dampak dan arus lalu lintas sempat terganggu, tapi sekarang sudah bisa dilalui kembali," kata Kurnia.
Tris mengungkapkan bahwa jalur Garut-Tasik via Salawu memang salah satu wilayah yang rawan terjadi tanah longsor. "Kontur jalan wilayah itu berada di sisi tebing tinggi, sementara sisi yang lainnya merupakan jurang," ujar dia.
Walau begitu, diakuinya, jalur tersebut adalah salah satu alternatif jalan yang digunakan manakala jalan nasional dipadati pengendara. Dengan adanya ancaman tersebut, pihaknya akan menggiatkan sosialisasi akan kewaspadaan saat melewati jalanan itu.
"Kami juga sudah siagakan personel dan alat berat untuk antisipasi bencana di wilayah itu," pungkasnya.
(mdk/gil)