Longsor terjang puluhan rumah di Penajam, BPBD tetapkan tanggap darurat
Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.20 WITA tadi. Selasa (10/4) malam sebelumnya, warga sudah bersiaga, mengingat tanda-tanda longsor berupa retak badan jalan, sudah mulai terlihat. Bahkan sejak Sabtu (7/4) lalu.
Tidak kurang 30 jiwa yang menghuni sekitar 10 rumah di RT 06 dan RT 07 di desa Telemow, kecamatan Sepaku, kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diterjang longsor subuh tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.20 WITA tadi. Selasa (10/4) malam sebelumnya, warga sudah bersiaga, mengingat tanda-tanda longsor berupa retak badan jalan, sudah mulai terlihat. Bahkan sejak Sabtu (7/4) lalu.
Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir ini, ditengarai jadi penyebab terjadinya longsor, lantaran aliran air terus menggerus tanah di permukiman warga setempat. Warga pun sempat mengungsikan diri ke tempat lebih aman.
"Benar, ada longsor di kilometer 6 daerah Telemow. Kejadiannya tadi pagi Pak. Ada sekitar 10 sampai 12 rumah, dan BPBD dan dari Pemkab, sudah ke lokasi," kata Firdan (48), warga Sepaku, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (11/4).
Pascakejadian longsor itu, tim BPBD kabupaten Penajam Paser Utara, bersama dengan unsur TNI dan Polri, dengan cara swadaya, melakukan evakuasi disertai pertolongan, guna menghindari korban jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir, sampai pukul 17.00 WITA sore tadi, total rumah terdampak longsor 20 rumah yang dihuni 30 KK atau sekitar 60 jiwa, di RT 6 dan RT 7.
"Ada 27 rumah lainnya, yang akan terdampak kalau terjadi longsor susulan. Itu dihuni 42 KK atau sekitar 104 jiwa," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Rabu (11/4) malam.
Sutopo menerangkan, tidak kurang 100 personel diterjunkan ke lokasi longsor. Baik dari BPBD, TNI, Polri, dan elemen lainnya, termasuk petugas medis Puskesmas. "Kegiatan posko sementara tetap melakukan pemantauan di lokasi longsor, dan kegiatan pemenuhan kebutuhan konsumsi warga korban terdampak," ujar Sutopo.
"Sudah dilakukan rapat koordinasi, dengan BPBD sehingga sekarang penanganannya berstatus tanggap darurat," ujar Sutopo.
Baca juga:
Tanah akibat longsor di Penajam terus bergerak, 47 warga mengungsi
Banjir bandang di Desa Sukawangi, akses alternatif Bogor-Cianjur terputus
Hujan deras, Bukit Liku Pagaralam sempat longsor
4 Truk di Sungai Gendol tertimbun longsor, 2 orang tewas
Tonton evakuasi dari atas bukit, dua warga Sleman jadi korban longsor susulan