LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Longsor Sebabkan Jalur Utama ke Selatan Cianjur Putus

Longsor yang terjadi di Kampung Pos, Desa Sukanaga, Kecamatan Sukanagara, Cianjur menyebabkan jalur utama menuju Selatan Cianjur terputus. BPBD Cianjur melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jabar untuk menurunkan alat berat, guna membuka kembali jalur utama penghubung antar-kecamatan yang ter

2020-04-09 19:59:45
Tanah Longsor
Advertisement

Longsor yang terjadi di Kampung Pos, Desa Sukanaga, Kecamatan Sukanagara, Cianjur menyebabkan jalur utama menuju Selatan Cianjur terputus. BPBD Cianjur melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jabar untuk menurunkan alat berat, guna membuka kembali jalur utama penghubung antar-kecamatan yang tertutup total.

"Kami masih melakukan pendataan informasinya ada korban yang tertimbun, namun belum bisa dipastikan benar atau tidak. Namun untuk sementara data yang masuk ada satu unit sepeda motor yang tertimbun dan jalur menuju selatan terputus," kata Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopan saat dihubungi, Kamis (9/4).

Dia menjelaskan, longsor yang terjadi setelah hujan turun deras mengguyur kawasan tersebut, sehingga menyebabkan tebing setinggi 30 meter yang terletak di seberang lapangan Tarumanagara, longsor dengan material longsoran setinggi 5 meter dengan panjang longsoran 20 meter.

Advertisement

Akibatnya arus lalu lintas dari Cianjur menuju selatan atau sebaliknya tidak dapat melintas dan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif yang ada. "Kami upayakan penanganan cepat berkoordinasi dengan PUPR Jabar, agar arus lalu lintas dapat kembali normal," katanya.

Ia menambahkan, saat ini relawan dan tim BPBD Cianjur, bersama Muspika Kecamatan Sukanagara, berusaha membuka jalan agar dapat dilalui minimal kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Sedangkan untuk menyingkirkan material longsor membutuhkan alat berat.

Sementara informasi dihimpun, longsor yang terjadi setelah hujan turun dengan deras, warga sempat melihat tanda-tanda pergerakan tanah tebing setinggi 30 meter. Mendapati hal tersebut, warga mengimbau pengguna jalan untuk tidak melintas.

Advertisement

Baca juga:
Banjir dan Longsor Landa Banyumas di Tengah Wabah Corona, Ini 4 Faktanya
Longsor di Tana Toraja, Tiga Orang Meninggal
Dua Warga Tewas Tertimbun Longsor di Kaki Gunung Sanggabuana
Jalur Selatan Jawa Barat Lumpuh Tertutup Longsor
Waspada Puncak Musim Hujan, Ini 5 Daerah Rawan Longsor Di Jawa Tengah
BPBD Banjarnegara Sebut Cuaca Ekstrem Akibatkan Longsor di Sejumlah Titik

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.