LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Longsor kembali hantam OKUS, tim SAR kesulitan tembus lokasi

Longsor kembali hantam OKUS, tim SAR kesulitan tembus lokasi. Bencana longsor kembali menghantam di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan. Belum diketahui korban dan dampak akibat peristiwa itu.

2017-11-10 16:06:04
Tanah Longsor
Advertisement

Bencana longsor kembali menghantam di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan. Belum diketahui korban dan dampak akibat peristiwa itu.

Pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKUS, Doni Agusta mengungkapkan, longsor terjadi di satu titik yang berada di Kecamatan Sungai Are, Jumat (10/11) pagi. Kemarin sore, salah satu desa di kecamatan itu juga dilanda longsor dan banjir bandang yang menyebabkan satu orang tewas dan dua terluka.

"Hari ini ada penambahan titik longsor di Kecamatan Sungai Are, lokasinya bukan di tempat kemarin," ungkap Doni, Jumat (10/11).

Namun, kata dia, pihaknya belum mengetahui kondisi terakhir di lokasi kejadian. Sebab, desa itu sulit ditembus dengan kendaraan roda empat.

"Apa saja yang rusak dan apa ada korbannya belum tahu, kami cek ke lokasi dulu. Kendalanya aksesnya sulit dijangkau," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor menerjang Desa Cukohnau, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan, Kamis (9/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Satu orang tewas akibat musibah itu dan dua lainnya mengalami luka serius.

Korban tewas seorang kakek-kakek bernama Hatam (80), sedangkan luka-lukanya adalah istrinya bernama Satam (65) dan laki-laki bernama Kardi (40). Selain korban jiwa, musibah itu juga mengakibatkan satu unit rumah rusak parah tertimpa material longsor.
Korban tewas saat memasak nasi. Dalam sekejap, longsor menghantam dapurnya yang membuat korban tertimbun tanah setinggi satu meter.

Selain tanah longsor, terjadi juga banjir bandang menghantam Desa Pulau Kemuning, Kecamatan Sungai Are. Akibatnya, satu jembatan yang baru saja dibangun menggunakan dana desa tahun 2017 hanyut.(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.