LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Longsor Jebol Dinding Rumah Nenek 61 Tahun di Madiun

Menurut dia, anak Sriatun yang bernama Darmadi sedang berada di dalam kamar saat longsor terjadi. Akibatnya Darmadi tertimpa reruntuhan material longsoran dan bangunan hingga mengalami luka di bagian kepala dan bahu.

2021-04-03 00:02:00
Tanah Longsor
Advertisement

Rumah nenek 61 tahun bernama Sriatun rusak parah. Dindingnya bolong, menganga akibat tertimpa longsoran tebing yang tepat berada di belakang rumahnya di Desa Tileng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (1/4) malam.

Longsor dipicu derasnya dan tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilaya tersebut.

Rumah warga yang rusak adalah milik Sriatun (61), warga Desa Tileng. Tebing di belakang rumahnya longsor pada Kamis (1/4) malam setelah hujan deras dalam waktu cukup lama. Tebing yang longsor tersebut menjebol dinding kamar bangunan rumah Sriatun.

Advertisement

"Sejak Kamis sore sudah hujan deras. Setelah itu, terjadi longsor pada malam harinya hingga menjebol dinding kamar," ujar Kerua RT setempat, Salam di Madiun, seperti dikutip Antara, Jumat (2/4).

Menurut dia, anak Sriatun yang bernama Darmadi sedang berada di dalam kamar saat longsor terjadi. Akibatnya Darmadi tertimpa reruntuhan material longsoran dan bangunan hingga mengalami luka di bagian kepala dan bahu.

"Beruntung tetangga segera berdatangan dan memberikan pertolongan. Sehingga, tidak ada korban jiwa dan hanya mengalami luka biasa," kata Salam.

Advertisement

Warga bersama petugas dari BPBD Kabupaten Madiun dibantu oleh Tagana, relawan, serta anggota Koramil dan Polsek setempat hingga Jumat (2/4) siang bergotong royong membersihkan material tanah longsor.

Salam menilai curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir, membuat sejumlah wilayah di Desa Tileng longsor karena tidak kuat menahan debit air hujan yang masuk ke dalam tanah.

Saat ini korban longsor mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman. Mereka takut jika terjadi longsor susulan yang lebih besar, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di wilayah lereng Gunung Wilis. Akibat bencana longsor tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp15 juta.

Pihak perangkat desa meminta warga sekitar untuk waspada, karena longsor susulan masih mengancam di kawasan Desa Tileng dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Dagangan yang tergolong daerah yang rawan longsor.

Petugas mencatat, hingga Jumat siang terdapat sejumlah titik mengalami longsor di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Dagangan, Kare, dan Gemarang.

Baca juga:
Tanah Longsor Timbun Jalur Garut-Bandung via Cijapati, Mobil Tak Bisa Melintas
Berada di Kawasan 'Sakral', Pemilik Kafe di Gresik Harus Tanggung Akibat Ini
Tanah Longsor di Cianjur, 2 Rumah Warga Rusak Berat, Jalanan Tertimbun
Dua Rumah Rusak Berat Akibat Longsor di Cianjur, Seratusan Lainnya Kebanjiran
Pertambangan Ilegal di Parigi Moutong Renggut 6 Korban Jiwa, 5 Orang Jadi Tersangka
2 Penambang Emas Tertimbun Longsor di Aceh Selatan Bekerja Tanpa Izin

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.