LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Longsor di perbatasan Riau-Sumatera Barat diduga akibat penambangan batu

Bencana longsor terjadi di Jalan lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat tepatnya di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Kondisi jalan sempat lumpuh akibat sebagian besar badan jalan tertutup material longsor.

2018-04-19 15:14:21
Tanah Longsor
Advertisement

Bencana longsor terjadi di Jalan lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat tepatnya di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Kondisi jalan sempat lumpuh akibat sebagian besar badan jalan tertutup material longsor.

Namun kini, jalan sudah bisa dilalui meski dengan sistem pengaturan arus lalu lintas oleh polisi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar menduga, longsor berupa material batu berukuran kecil dan besar akibat aktivitas penambangan selama ini.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kampar, Adi Chandra. Menurut Adi, penambangan batu membuat tebing setinggi belasan meter itu menjadi berlubang dan rawan erosi.

Advertisement

"Kami menduga penyebab longsor salah satunya karena ada penambangan batu di tebing itu, sehingga kalau hujan maka terjadi longsor," ujar Adi, Kamis (19/4).

Bencana longsor itu terjadi di Kilometer 77/78 atau sekitar dua kilometer sebelum menuju Rantai Berangin, Sumatera Barat. Peristiwa itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 05.00 Wib.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto mengatakan, kondisi jalan nyaris lumpuh lantaran sebagian badan jalan tertutup material longsor yang terdiri dari batu-batuan.

Advertisement

"Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan dari dua arah yang berlawanan. Sebagian besar jalannya tertutup bebatuan cadas dan tanah dari tebing," ujar Deni kepada merdeka.com.

Polisi berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam upaya pembersihan dengan menggunakan alat berat.

"Petugas lalu lintas melakukan pengalihan arus untuk mengurai kemacetan dan penumpukan kendaraan," kata Deni.

Tindak lanjut yang dilakukan kepolisian dan pemerintah setempat dengan upaya pembersihan lokasi menggunakan alat berat. Kondisi lalu lintas yang diatur polantas berangsur normal. Polisi juga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai penumpukan kendaraan.

Jalur alternatif disiapkan dari arah Sumatera Barat menuju Riau via Simpang Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar menuju Simpang Pulau Gadang Desa Silam Kecamatan Kuok.

Sedangkan kendaraan dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Barat dialihkan melalui Desa Simpang Pulau Gandang Kecamatan Kuok menuju Simpang Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

Baca juga:
Akibat longsor, kendaraan menumpuk di perbatasan Riau-Sumatera Barat
Hujan deras, empat rumah di Cisarua tertimbun longsor
Tanah akibat longsor di Penajam terus bergerak, 47 warga mengungsi
Longsor terjang puluhan rumah di Penajam, BPBD tetapkan tanggap darurat
Banjir bandang di Desa Sukawangi, akses alternatif Bogor-Cianjur terputus

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.