Longsor di Lumajang, Jalan Penghubung Antar Desa Terputus
"Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian bencana tersebut," sambungnya.
Tanah longsor terjadi di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Peristiwa ini mengakibatkan akses jalan penghubung Desa Gucialit menuju Desa Kertowono terputus.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menjelaskan, jalan penghubung tersebut tertimbun material longsor setinggi 8 meter, panjang 20 meter dan lebar 1 meter.
"Kejadian tersebut juga mengakibatkan 2 rumah yang ditinggali 2 KK mengalami rusak sedang," jelasnya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/11).
"Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian bencana tersebut," sambungnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah menangani dampak tanah longsor dengan menerjunkan alat berat jenis whell loader, guna membersihkan material dan membuka kembali jalur yang terputus. BPBD juga melibatkan Koramil, perangkat desa, pihak PTPN Kertowono dan warga setempat untuk membantu proses percepatan penanganan bencana tanah longsor.
Tanah longsor terjadi setelah Desa Gucialit diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (14/11) pukul 12.45 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa hujan lebat dan dapat disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang hingga Rabu (17/11). Di samping itu, fenomena La Nina yang berdampak pada peningkatan intensitas curah hujan menurut BMKG juga masih berlangsung hingga Februari 2022.
BPBD Provinsi Jawa Timur telah meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan kepada BPBD kabupaten atau kota untuk diteruskan kepada pihak terkait dan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.
Baca juga:
Pergeseran Tanah Masih Terus Terjadi di Sukamakmur Bogor
Jalan di Gianyar Amblas Sedalam 35 Meter, Pengendara Terpaksa Cari Jalur Alternatif
Diguyur Hujan, Jalan Menuju Objek Wisata Kedung Pedut Kulon Progo Tertutup Longsor
180 Warga Sukamakmur Bogor Mengungsi Akibat Tanah Bergeser, Butuh Selimut hingga Obat
Strategi Perusahaan Swasta Bantu Antisipasi Longsor di Puncak Bogor