LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Longsor di Brebes, 1 orang tewas, 5 masih tertimbun

Korban yang tertimbun longsor merupakan petani yang sedang memanen jagung di ladang yang terletak di lereng bukit.

2013-02-06 17:19:26
Tanah Longsor
Advertisement

Sebanyak delapan orang menjadi korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dukuh Luwung, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (6/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Lima orang masih tertimbun, satu orang ditemukan sudah tidak bernyawa dan dua orang luka-luka. Korban tewas yang telah ditemukan adalah Supimah (40), warga Dukuh Luwung RT 07 RW 07 Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan.

Sedangkan korban selamat dan mengalami luka-luka adalah Sukim (40) bersama anaknya Hamdan yang masih berumur empat tahun, warga Dukuh Luwung RT 07 RW 07 Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan.

Korban yang belum ditemukan adalah, Radun (50), Sutar alias Sukyad (50), Kasrap (60), Sungi (65) dan Taryo (55). Mereka merupakan warga Dukuh Luwung RT 06 RW 07 Desa Plompong, Kecamatan Sirampog.

Korban yang tertimbun longsor merupakan petani yang sedang memanen jagung di ladang yang terletak di bawah lereng bukit kawasan hutan pinus milik Perhutani. Timbunan longsor mencapai setebal 4-5 meter, sehingga sangat menyulitkan upaya pencarian korban.

Kapolsek Sirampog, AKP Abdul Gofir menyebutkan, lima orang masih tertimbun dan belum bisa dievakuasi. Satu orang ditemukan tewas dan dua orang selamat, tapi mengalami luka-luka cukup serius.

"Masih ada lima orang terkubur dan belum bisa dievakuasi," katanya.

Mandor tanam Perhutani RPH Sirampog, Muharso menjelaskan lereng bukit yang longsor adalah kawasan hutan pinus Perhutani Petak 33E RPH Sirampog. Ketinggian tebing yang longsor kurang lebih 150 meter dengan kemiringan 80 derajat.

Pada lereng bukit terdapat terdapat pohon pinus tanaman tahun 1998. Selain itu di kawasan tersebut juga menjadi lahan tanaman jagung garapan warga.

"Di lereng yang longsor ada tanaman pinus yang juga jadi lahan tanaman jagung garapan warga," ungkapnya.

Longsor di perbatasan Desa Plompong Kecamatan Sirampog dengan Desa Cilibur Kecamatan Paguyangan itu sebenarnya telah terjadi sejak Selasa (5/2) malam dalam skala kecil.

Warga yang menjadi korban mengira tidak akan terjadi longsor susulan, sehingga paginya memanen tanaman jagung di ladang milik Taryo dan Kasrap yang keduanya menjadi korban longsor dan belum ditemukan.

Danramil 10 Sirampog, Kapten CHB D Anuso Broto menyatakan saat ini petugas dari Kepolisian dan TNI dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes tengah berupaya melakukan evakuasi para korban yang belum ditemukan.

Upaya evakuasi korban yang masih tertimbun terkendala medan yang sulit. Lokasi longsor berada ladang dengan jalan setapak yang licin berjarak 500 meter dari jalan utama. Hujan yang sesekali turun juga menghambat upaya evakuasi.

"Kami dari personel Koramil sektor selatan sudah siap di lokasi untuk membantu upaya evakuasi korban longsor," tegasnya.

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.