LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lokasi longsor di Kaltim masuk proyek Kementerian PU Rp 36 miliar

Lokasi longsor di Kaltim masuk proyek Kementerian PU Rp 36 miliar. Nunung menilai peristiwa itu bagian dari kejadian alam yang tidak dapat diprediksi. Dia juga tidak menampik, di sisi kiri dan kanan jalan, belum disiring.

2016-10-18 20:08:40
Tanah Longsor
Advertisement

Jalan nasional menghubungkan Kalimantan Utara ke Kalimantan Timur putus akibat longsor sejak Senin (17/10) malam. Jalan itu masuk dalam proyek paket peningkatan jalan senilai Rp 36 miliar sepanjang 6,4 kilometer, yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2016 ini.

"Dari informasi di lapangan dan warga, di bagian bawah jalan ada anak sungai. Mungkin menyebabkan pergeseran," kata Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Balai Jalan Nasional VII Kaltim-Kaltara, Nunung Nur Adnan saat dikonfirmasi wartawan di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (18/10) sore.

Nunung menilai peristiwa itu bagian dari kejadian alam yang tidak dapat diprediksi. Dia juga tidak menampik, di sisi kiri dan kanan jalan, belum disiring lantaran sebelumnya tidak pernah kejadian longsor serupa.

Advertisement

"Ini mungkin force majure ya. Belum belum disiring, karena selama ini belum ada pernah kejadian. Jadi apakah pengaruh dari hujan semalam, saya kurang tahu persis juga," ujar Nunung.

Dia menjelaskan, titik longsor yang memutuskan badan jalan kedua provinsi itu, masuk dalam proyek jalan sepanjang 6,4 kilometer senilai Rp 36 miliar yang masuk anggaran tahun 2016 dari Kementerian PU, baik dari Berau di Kalimantan Timur maupun di Bulungan di Kalimantan Utara.

"Ada tiga paket dari anggaran Rp 36 miliar itu, mulai dari Sambaliung ke Tanjung Batu. Jadi titik longsor itu ada di ruas 1,9 kilometer dari Gunung Tabur di Berau menuju ke batas Bulungan," terang Nunung.

Advertisement

"Rencana penanganan besok dari balai jalan nasional dan tim teknis perencanaan, menghimpun data dari lokasi. Dari hasil diagnosa di lapangan nanti akan tentukan penanganannya," ungkapnya.

"Sekarang kita pikirkan bagaimana terhubung dulu, mungkin ditimbun dulu. Untuk akses jalan darurat untuk sementara waktu," jelas Nunung.

Sementara Kepolisian kembali memastikan putusnya ruas jalan nasional itu, yang masuk di wilayah Bulungan, di Kalimantan Utara. "Betul, jalur putus total tidak bisa dilewati, pada KM 40 Bulungan ke Berau, masuk wilayah Bulungan," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Fajar Setiawan, dihubungi terpisah petang ini.

"Sampai saat ini belum ada penanganan dari pemerintah setempat. Polisi hanya mengamankan dan memberikan rambu-rambu lalu lintas yang sifatnya darurat," demikian Fajar.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.