Listrik byar pet, warga Ciputat mengeluh barang elektronik banyak rusak
Puluhan rumah di Jalan AMD V, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat mengalami kerusakan barang elektronik, Senin (4/9). Penyebabnya akibat listrik PLN byar pret. Azis, warga AMD mengaku imbas tak stabilnya aliran listrik membuat sejumlah barang elektronik di rumah rusak total.
Puluhan rumah di Jalan AMD V, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat mengalami kerusakan barang elektronik, Senin (4/9). Penyebabnya akibat listrik PLN byar pret. Azis, warga AMD mengaku imbas tak stabilnya aliran listrik membuat sejumlah barang elektronik di rumah rusak total.
"Awalnya Kami sedang menonton TV tiba-tiba saja bunyi letusan kecil dan ada percikan api. Saat itu juga seluruh listrik di rumahnya padam," terangnya.
Dia yang awalnya mengira korsleting di rumahnya saja, kemudian hendak menaikkan MCB dan ternyata tetangga rumah di sekitarnya juga mengalami hal serupa.
"Saya kira rumah saya saja ada yang korslet, ternyata merata ke tetangga-tetangga. Tidak saja itu hampir semua tetangganya juga mengalami gejala yang sama," lanjut Azis.
Kemudian warga mencoba menghubungi PLN yang kemudian melakukan pengecekan. Namun setelah listrik kembali menyala, sejumlah perangkat elektronik di rumah justru mati total.
"Saya kira karena musibah tadi, karena ada yang tidak hanya meletup dan keluar percikan api, ada juga yang mengeluarkan asap pada perangkat elektroniknya," bilang dia.
Atas kejadian tersebut, dia bersama puluhan tetangga lain mengaku akan meminta pertanggungjawaban PLN. "Kerusakan pasti karena listrik PLN yang byar pret, kalau tidak mana mungkin barang barang elektronik saya rusak begini," cetusnya.
Menurut dia, kejadian itu berlangsung siang sekitar pukul 11.00 WIB. Kerusakan barang elektronik sedikitnya terjadi di 28 rumah atau kepala keluarga di kampung AMD V.
Kejadian hampir serupa juga kerap dialami warga Benda Baru Pamulang, menurutnya sudah dua pekan ini listrik PLN byar pret.
"Sudah dua minggu mati lampu terus, memang tidak lama. Lima sampai 10 menit sudah menyala lagi. Tapi sehari bisa empat sampai lima kali. Ini pasti merusak kelistrikan peralatan elektronik kami," ucap Rai warga Benda baru, Pamulang.
Dia juga meminta PLN segera menangani persoalan tersebut, ini pasti ada masalah. Sebelumnya di Pamulang jarang sekali mati lampu.
"Sekarang setiap hari pasti mati, dan itu berkali-kali," kata Rai.(mdk/cob)