LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lion Air telusuri korban yang tak masuk data manifes

Pihak Lion Air memastikan, meski tidak tercatat dalam manifes, korban akan tetap mendapatkan asuransi.

2018-11-04 17:31:00
Lion Air Jatuh
Advertisement

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi mengenai adanya salah satu nama korban pesawat Lion Air JT-610 yang tidak masuk manifes. Sehingga dapat ditentukan ada atau tidaknya pelanggaran.

"Kami investigasi dulu saya nggak bisa (memastikan) melanggar atau enggaknya," kata Daniel di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Daniel memastikan, meski tidak tercatat dalam manifes, korban akan tetap mendapatkan asuransi. "Kalau memang di dalam pesawat kami tetap mendapat itu. Kami sedang telusuri informasi, kepastian siapa," jelasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Yenti Sulastri (44), ibu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang bernama Arif Yustian (20), berharap ada mukjizat yang membuat anaknya selamat dalam peristiwa nahas itu.

Dia mengharapkan itu karena nama anaknya tidak masuk dalam daftar manifes penumpang pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang berangkat dari Jakarta menuju Pangkal Pinang pada Senin (29/10). Tetapi bukti-bukti yang ada memperkuat dugaan anaknya naik pesawat itu, mulai dari tiket pesawat yang dipesan oleh perusahaan tempat anaknya bekerja, hingga kamera CCTV yang menunjukkan Arif Yustian menumpang pesawat tersebut.

"Tadinya saya tidak yakin anak saya ikut jadi korban, karena namanya tidak terdaftar di manifes penumpang. Saya minta semoga ada mukjizat, anak saya selamat," ucapnya lirih.

Advertisement

Yenti menuturkan bahwa pada Minggu (28/10) malam putra sulungnya sempat berpamitan akan bertugas keluar kota. "Pamitnya ke saya bilang mau Bangka, bukan Pangkal Pinang, penerbangannya pagi dari Jakarta, pukul 06.20 WIB," lanjutnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Masing-masing kru Lion Air JT610 akan terima santunan Rp 1,5 miliar
Lion Air beri santunan korban pesawat jatuh sebesar Rp 1,3 milliar
Jalan kaki di garis pantai, tim SAR Pakisjaya fokus cari korban dan serpihan Lion Air
Basarnas perpanjang evakuasi Lion Air tiga hari
Meninggalnya penyelam Syachrul Anto di tengah misi SAR Lion Air jadi sorotan dunia
Bukan bodi Lion Air, bongkahan di dasar perairan Tanjung Karawang hanya lempengan

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.