LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lima Ribu ASN Bakal Divaksinasi di Gedung Sate

Asisten Administrasi Setda Provinsi Jabar Dudi Sudradjat Abdurachim mengatakan sasaran lainnya pun adalah pegawai perangkat daerah lain yang berada di sekitar lingkungan Gedung Sate.

2021-03-16 20:33:00
Vaksinasi Covid-19
Advertisement

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggunakan Gedung Sate sebagai tempat vaksinasi Covid-19. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditarget mendapat suntikan sebanyak 5.000 orang selama program berlangsung dari 16 sampai 25 Maret 2021.

Asisten Administrasi Setda Provinsi Jabar Dudi Sudradjat Abdurachim mengatakan sasaran lainnya pun adalah pegawai perangkat daerah lain yang berada di sekitar lingkungan Gedung Sate.

“Hari ini, hingga tanggal 25 Maret nanti kita bisa memulai vaksinasi ASN di lingkungan Setda Prov Jabar di Gedung Sate,” ujar dia, Selasa (16/3).

Advertisement

Sebelum Gedung Sate, Pemerintah Provinsi Jabar sudah menggunakan rumah dinas gubernur atau lebih dikenal dengan Gedung Pakuan sebagai tempat vaksinasi massal dengan sasaran mayoritas lansia.

Satgas Covid-19 Jabar sudah memulai kampanye vaksinasi bagi petugas publik dengan menginjeksi 570 ASN Pemdaprov Jabar pada 4 Maret 2021, prosesnya terus berlanjut.

Terpisah, 200 kiai dan ulama di Pondok Pesantren Ashidiqiyah, Kabupaten Karawang menjalani vaksinasi Covid-19. Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Advertisement

Menurutnya, kiai dan ulama menjadi salah satu target sasaran vaksinasi pada tahap II. Jumlah sasaran vaksinasi tahap II di Jabar sekitar 6,6 juta orang. Rinciannya, ada 4.403.984 lansia yang jadi target, sementara petugas publik mencapai 2.195.215 orang.

“Kiai yang sudah divaksin harus menyampaikan bahwa vaksinasi tidak memiliki dampak negatif. Saya sudah divaksin dan tidak apa-apa," tutupnya.

Baca juga:
BUMN Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia, Begini Cara Daftarnya
WHO Serukan Dunia Tidak Menunda Vaksinasi karena Kasus Vaksin Astrazeneca
CEK FAKTA: Hoaks Vaksin Sinovac Dibuat Sebelum Pandemi Covid-19
Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong Gratis, Bukan Mandiri
DPR: 2 Lansia Meninggal di Banyumas Karena Sakit, Bukan Efek Vaksinasi Covid-19
11.096 Lansia di Palembang Telah Vaksinasi Covid-19

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.