Lima Alasan Jokowi Pilih Penajam Paser Utara & Kutai Kartanegara Jadi Ibu Kota Baru
Kepala Negara mengungkapkan pertimbangan pemerintah memilih dua kabupaten itu sebagai ibu kota baru.
Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan lokasi yang dipilih sebagai calon ibu kota RI yang baru. Lokasi yang dipilih adalah sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara. Letaknya di Provinsi Kalimantan Timur.
"Lokasi ibu kota baru paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara," ujar Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (26/8).
Kepala Negara mengungkapkan pertimbangan pemerintah memilih dua kabupaten itu sebagai ibu kota baru. Setidaknya ada lima pertimbangan. Pertama, provinsi Kalimantan Timur minim risiko bencana.
"Minim bencana banjir, gempa bumi, Tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, hingga tanah longsor," kata Jokowi.
Alasan kedua, Provinsi Kalimantan Timur sangat strategis karena secara geografis berada persis di tengah Indonesia. "Lokasi strategis di tengah Indonesia."
Pertimbangan ketiga, lokasi calon ibu kota baru berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang. "Yaitu Balikpapan dan Samarinda," ucapnya.
Alasan keempat, infrastruktur di dua kabupaten itu sudah relatif lengkap. Terakhir, pemerintah sudah menyiapkan lahan luas di calon ibu kota baru.
"Tersedia lahan yang dikuasai pemerintah 180.000 hektare," tutupnya.
Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jokowi: Ibu Kota Baru Ada di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara
5 Keunggulan Penajam di Kaltim jadi Kandidat Ibu Kota Selain Samboja
Kaltim Jadi Kandidat Ibu Kota, Lahan di Penajam Diburu Makelar
Mengungkap Potensi PPU, Kandidat Ibu Kota Negara Selain Samboja